8,9 Ton Pupuk Subsidi Diamanakan! Kemasan Sudah Diganti …

DURI- Mencoba untuk melakukan penyeludupan dan penggelapan pupuk subsidi yang telah dirubah warna satu orang warga Kelurahan Titian Antui Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis dan satu orang warga Koto Baru Kecamatan Koto Baru Kabupaten Darmas Raya, Provinsi Sumatera Barat diamankan.

Kapolres Bengkalis, AKBP A Supriyadi melalui Kasat Reskrik AKP Sani Handityo, Senin (11/1) mengatakan. Sat reskrim Polres Bengkalis telah melakukan penangkapan pupuk subsidi sebanyak 8,5 ton yang telah dirubah warna dan juga telah diganti karung atau kemasan pada hari Sabtu (9/1) sekitar pukul 17.30 wib.

Penangkapan terhadap 8,5 ton pupun subsidi tersebut di simpang tegar KM 8 Desa Petani Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis. Dari hasil penangkapan yang diamankan MN alias YON (41) warga Jalan lintas Sumatra koto baru Kecamatan Koto baru kabupaten Darmas raya Provinsi Sumatera Barat dan NI alias In alias JP (38) warga jalan Suriname Kelurahan Titian Antui kecamatan Pinggir kabuapten Bengkalis.

“Awalnya Tim unit II Tindak Pidanan Reskrim (TIPITER) Polres Bengkalis mendapat informasi bahwa akan ada 1 (satu) unit colt diesel merk mitsubishi canter dengan Nopol BM 8296 KC berisi pupuk urea subsidi yang telah di rubah warna menjadi bening datang dari arah jalan mawar Duri menuju Rangau. Kemudian Tim melakukan pengintaian dan melihat mobil colt diesel tersebut. Tak lama setelah itu Tim segera menghentikan colt diesel tersebut dan saat diperiksa terlihat juga 1 (satu) unit mobil avanza warna hitam B 1191 BZP yang juga ikut berhenti, karena curiga dengan kendaraan tersebut, tim kemudian mendekati mobil avanza, tapi mobil avanza tersebut berusaha melarikan diri, setelah melakukan pengejaran, akhirnya mobil tersebut berhasil dihentikan, dan ditemukan pelaku MN alias YON yang mengaku pemilik pupuk urea tersebut serta NI alias INUNG selaku pemesan pupuk yang ditemukan di dalam colt diesel sebanyak 169 karung pupuk jenis urea bermerek Pusri non subsidi, “terang Kasat Reskrim AKP Sani Handityo.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 169 karung (8,5 ton ) diduga pupuk urea subsidi yang telah berganti warna dan karung bermerek pupuk urea pusri non subsidi, 1 (satu) unit mobil angkut merek mitsubishi Canter BM 8296 KC bermuatan pupuk, 1 (satu) unit mobil avanza warna hitam B 1191 BZP. Barang bukti dan pelaku saat sekarang ini sudah dilakukan penahanan dan juga akan dilakukan tindak lanjut selanjutnya.

“Pelaku yang berjumlah dua orang sudah ditahan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Barang bukti juga sudah dibawa ke polres bengkalis guna pemeriksaan lebih lanjut, “tutup Kasat Reskrim AKP Sani Handityo. (*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *