Ada Korban, Pungli di Jalan Bisa Dipidanakan

pungliDUMAI– Banyaknya aktifitas pungutan liar semakin membuat masyarakat resah,  keresahan itu di rasakan warga Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat.

Hal itu bukan baru ini terjadi namun sudah sejak lama,  meski berulang kali di tangkap. Namun  tidak membuat para oknum pungli ini jera.

Hal itu hingga kini terus berlangsung tepatnya di persimpangan empat  Jalan Wan Amir TPI Purnama Dumai Barat  dan di Jalan Raja Ali Haji Purnama tepatnya di depan kampus UNRI, pungli satu ini memang berbeda seperti pungli yang sedang  menjadi pembahasan di tanah air, maklum pungli di pelayanan publik berbeda dengan pungli meminta – minta.

Kalau pungli pelayanan publik,  dapat didefinisikan memungut biaya untuk melancarkan kepentingan administrasi atau keperluan yang bersangkutan  dengan urusan pelayanan.  Kalau pungli dijalan ini dilakukan oleh orang-orang yang tidak ada pekerjaan.  “Kami kalau di kasi ambil,  kalau tak dikasi ya tak apa-apa, Kami jual air minum, bukan minta paksa, ” ujar Botak.

Kapolres Dumai AKBP Donald Happy Ginting SIK MSi saat dikonfirmasi,  terkait keresahan warga terkait pungli menjelaskan pihaknya, Polres Dumai dan Polsek Dumai Barat sudah menempatkan personil di sepanjang jalan guna mencegah terjadinya aktif oknum pungli yang membuat masyarakat resah. Hal itu merupakan salah satu menjaga Kamtibas serta menyamakan masyarakat. “Setiap kali polisi datang para pelaku pungli menghilang, namun muncul lagi saat polisi pergi.” ujar Kapolres

Menurut  Donald,  Para pelaku sudah sering diamankan,  namun sampai sejauh ini mereka tidak bisa diproses hukum,  hal itu dikarenakan tidak ada korban yang membuat laporan. Secara proses hukum harus ada laporan, korban,  saksi,  dan alat bukti,  sehingga baru dapat di proses

“Hal itu sebagai syarat utama untuk pelaku bisa dijerat dan di proses,  Upaya tersebut akhirnya tidak optimal karena para pelaku hanya bisa diberi himbauan, “kata Kapolres.

Lanjut ditambahkannya,  Perlu kerjasama dengan para supir.”  Mereka (sopir  red) harus mau membuat laporan resmi sebagai korban aksi pungli baru bisa di pidana.” Tutupnya. (*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *