Aduhhhh….Guru Kelas 1 SDN Tewas Dibacok Mantan Suami

tewasDURI – Tragis memang, kembali perbuatan diluar kemanusian terjadi. Kali ini, aksi pembacokan terjadi terhadap salah seorang guru dilakukan mantan suaminya di Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis.  Aksi pembacokkan diduga dilakukan mantan suaminya terhadap sang mantan istri yang berprofesi sebagai pendidik di SDN 15 Pinggir mengalami luka bacok cukup serius hingga korban tewas ditempat saat akan berangkat kerja.

Pantauan dilapangan menyebutkan awal mula kejadian, Senin (30/11) sekitar pukul 07.15 wib. Saat itu korban yang sudah mengenakan seragam Linmas hijau akan berangkat kerja dari tempat kediaman nya yang tak jauh dari SDN 15 Pinggir. Setelah melewati lapangan bola kaki yang tak jauh dari tempat mengajar korban. Sang mantan suami yang diketahui sudah menunggu dengan membawa senjata tajam. Setelah korban lewat sang pelaku yang dugaan sementara merupakan mantan suaminya yang telah bercerai selama lebih kuranh 1 tahun langsung menghujam ke tubuh korban. Masyarakat sekitar yang melihat kejadian sadis tersebut langsung menjerit histeris namun tidak berani menyelamatkan korban karena sang pelaku masih membawa senjata tajam.

“Saya lihat pelaku langsung menghujam korban dengan senjata yang memang dibawa oleh pelaku. Pelaku yang saat itu menggunakan sepeda motor langsunh membacok korban nya secara berulang-ulang tanpa belas kasihan sedikit pun, masyarakat sekitar langsung menjerit histeris dan korban langsung labur dengan sepeda motornya, “ujar saksi mata yang enggan menyebutkan namanya.

Korban yang mengalami luka cukup serius akibata sabetan senjata tajam langsung dibawa masyarakat sekitar ke tempat salah satu bidan yang ada di desa Pinggir kecamatan Pinggir. Namun karena luka yang cukup serius korban dirujuk ke RSUD mandau.

Belakangan diketahui bahwa nama korban, Onwarnida SPd (49) yang merupakan guru kelas 1 SDN 15 Pinggir. Korban yang baru saja lulus dari Tes CPNS K2 Dan juga baru selesai melaksanakan diklat di kabupaten Bengkalis.

Kepala sekolah SDN 15 pinggir Syamsurizal ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Beliau tidak menyangka akan kejadian sadis tersebut dialami oleh korban.

“Keseharian beliau (Onwarnida, red) sangat baik, disiplin dan juga memiliki komunikasi yang bagus dengan seluruh pihak sekolah. Korban yang sejak dari honor komite hingga diangkat melalui seleksi K2 dan sudah berstatus CPNS dan baru saja menyelesaikan diklat di bengkalis, “ujar Syamsurizal.

Masih lanjutnya. Korban yang memiliki 2 orang anak dimana seroang anak bersama dengan korban yang duduk dibangku sekolah dasar kelas 6 meninggal dunia dalam kondisi tragis dan menggenaskan. Korban yang dikenal cukup santun dan baik tersebut kini sudah meninggal dunia dan meninggalkan kenangan yang mendalam bagi dunia pendidikan kecamatan Pinggir. (FR6)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *