Apa Pasal! Free Trade Zone Tanjungpinang Tak Berkembang

tnajung pinangTANJUNGPINANG – Perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (Free Trade Zone) di Kota Tanjungpinang sampai sekarang tidak berkembang, kata Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) setempat Bobby Jayanto.

“Sampai saat ini, pengembangan FTZ di Kota Tanjungpinang masih belum jelas,” tambahnya. Menurut dia, FTZ Tanjungpinang belum memberi dampak positif pada perkembangan perekonomian di Ibu Kota Kepulauan Riau. Padahal ini merupakan salah satu permasalahan yang terjadi sejak bertahun-tahun lalu.

Mantan Ketua DPRD Tanjungpinang itu juga menyinggung rencana pembangunan pelabuhan di Tanjung Moco, salah satu kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas yang sampai saat ini belum selesai dikerjakan.

Padahal pembangunan pelabuhan itu sudah direncanakan 7-8 tahun. Bobby menilai, pembangunan pelabuhan tersebut juga terkesan tidak serius, padahal itu merupakan kebutuhan penting.

“Ada kesan ‘main-main’, padahal pelabuhan dibuat untuk melayani aktifitas kawasan perdagangan bebas. Dermaga hanya sekitar 3 meter, dan sekitar 150 meter menjulang ke laut. Dan di sisi daratnya belum ada apa-apa,” singgungnya.

Selain itu, kata dia, sampai saat ini titik koordinat FTZ juga belum jelas. Seharusnya pemerintah daerah memberi perhatian khusus.

Sebelumnya, Ketua FTZ Tanjungpinang Den Yealta pernah mengadukan seluruh permasalahan yang dihadapi sehingga FTZ tidak berkembang kepada Agung Mulyana saat masih menjabat sebagai Penjabat Gubernur Kepri.

Den Yealta kekurangan tenaga. Selain itu, dalam ketentuan dalam pelaksanaannya juga terhambat ketentuan.Lokasi yang ditetapkan sebagai FTZ juga terbatas sehingga sulit dikembangkan.”Jalan menuju pelabuhan belum diperbaiki sehingga pelabuhan belum dapat dibangun secara maksimal,” katanya.(rzy/okz/*FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *