APKASINDO Jalin Kerjasama Perusahaan Pupuk Kuala Lumpur

kasimDUMAI– Ketua Pengurus DPD Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kota Dumai bersama pengurus melaksanakan kunjungan kerja ke negara jiran Malaysia pada tanggal 07-11 Oktober kemarin.  Kunjungan itu merupakan bentuk kerjasama dan menjalin kemitraan dengan pupuk organik Agro Tropis Compoun Bio Tech 3N1 Kuala Lumpur, Malaysia.

Hal ini merupakan  bentuk keseriusan Apkasindo kota Dumai guna meningkatkan kualitas di sektor pertanian kepala sawit yang merupakan komuditi unggul di Indonesia khususnya dikota Dumai.  Selain melaksanakan kunjungan kerja atau studi banding  Apkasindo juga menjalin minta kerja sama dengan industri pengelola pupuk Agro Tropis.

Ketua Apkasindo Kota Dumai, H Abdul Kasim SH didampingi Sekretaris DPD Apkasindo Zulfan Ismaini mengatakan kunjungan kemarin telah menghasilkan kesepahaman tentang kerja sama pengembangan perkebunan kelapa sawit di Kota Dumai, terutama bagaimana meningkatkan produktifitas hasil TBS yang selama ini menjadi kendala.

“Dengan kerja sama yang di laksanakan itu diharapkan agar hasil studi banding ini selain menghasilkan kerja sama tentang riset kebun kelapa sawit juga mampu mengembangkan SDM petani khususnya dikota Dumai, ” tambah Zulfan Ismaini kepada Dumaipos Selasa (11/10) kemarin.

Kunjungan kerja dan mitra yang dilaksanakan  tersebut disambut baik oleh Managing Director Agro Kawasan Indonesia Mr Rosli, Ia mengatakan jika tidak ada halangan, tim Agro mempersiapkan kedatangan mereka ke Indonesia pada hari Jumat tanggal 14 oktober 2016 mendatang.

Kedatangan tersebut, lanjut  Zulfan merupakan, guna melanjutkan riset tentang perkebunan kelapa sawit di Kota Dumai bersama beberapa pakar perkebunan dari IPB yakni  Profesor Sugianto.

Ketua DPD Apkasindo Kota Dumai,  H Abdul Kasim SH juga mengatakan kalau sebelumnya menyampaikan pihaknya juga mendorong upaya replanting dan pelatihan bagi petani sawit di Dumai. Apalagi akan dibentuk koperasi guna mewadahi para petani sehingga bisa memperoleh hasil terbaik.

“Rencananya ada 2.500 petani yang akan bergabung dengan organisasi tersebut. Bahkan mereka diberi akses kemudahan ke sektor perbankan,” kata Abdul Kasim.

Komuditi kelapa sawit di Kota Dumai memang cukup besar,  buktinya,  Pemerintah Kota Dumai mencatat perkebunan sawit milik masyarakat seluas lebih kurang 37.521 hektar atau 89,97 persen dari total luas perkebunan berbagai komoditas yang ada. Kebun sawit itu diusahakan oleh sekitar 10.092 kepala Keluarga.

Walikota Dumai, Zulkifli As juga belum lama ini mengatakan data diperkirakan sekitar 40.368 jiwa yang menggantungkan hidupnya dari perkebunan kepala sawit. Angka itu, jika dipersenkan ada sekitar 12,79 persen dari total masyarakat Dumai yang hidup dari hasil perkebunan kelapa sawit.

”Untuk itu ia sangat berharap asosiasi petani kepala sawit di Kota Dumai dapat beperan besar untuk kesejahteraan kota Dumai,” kata Zul As beberapa waktu lalu.

Zul As meminta agar apkasindo dapat menjadi jembatan bagi para petani dengan pemerintah maupun perusahaan yang ada di kota Dumai. ”Cukup banyaknya warga Dumai yang menggantungkan hidupnya di sektor pertanian kepala sawit haruslah menjadi perhatian bersama,” terangnya. (*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *