APO PASAL! Mahasiswa Datangi Kantor Bupati Meranti

11-Mahasiswa Meranti pertanyakan tentang Beasiswa ke DPRD Meranti.SELATPANJANG-Belasan mahasiswa Meranti yang diantaranya pewakilan Persatuan Mahasiswa Kabupaten Kepuluan Meranti(PMK2M), Ikatan Persatuan Mahasiswa Selatpanjang (IPMS), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Meranti, berbondong-bondong mendatangi kantor bupati Kabupaten Kepuluan Meranti tepat pada hari Senin sore pukul 02:00 WIB (11/1), untuk mempertanyakan kejelasan Bea siswa yang telah dianggarkan pada APBD murni tahun 2015 silam.Tunggu punya tunggu bulan tak juga timbul, itulah kalimat umpama yang bisa disamakan dengan nasib mahasiswa Meranti yang memiliki harapan besar terhadap dicairkannya dana beasiswa tersebut, memang sebelumnya Pemda sempat.

Menjanjikan pembayaran beasiswa 2015 akan dibayarkan pada pertengahan desember tahun lalu, tahun sudah berlalu mahasiswa tetap gigitjari(barang yang di tunggu tidak juga keluar). Rapat yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kepuluan Meranti H Iqaruddin MSi yang didampingi langsung oleh Komisi C DPRD Meranti Ardiansyah, Edy Mashudi,Kepala Bappeda Meranti Masyaza Fahroni, Kasi Bantuan Tidak Langsung (BTL) DPPKAD Meranti Mubarak, Iqaruddin mengatakan pembayaran Beasiswa mahasiswa yang kurang mampu meranti dianggarkan pada tahun 2016 ini.

Terkait pembayaran beasiswa Mahasiswa Meranti yang akan dianggarkan pada tahun 2016 itu langsung mendapat perhatian oleh mahasiswa yang hadir mengisi rapat tersebut, salahsatu diantaranya Hidayat, bertanya kepada pimpinan rapat yakni Sekretaris Daerah Kabupaten Kepuluan Meranti Iqaruddin, menjelaskan terkait anggaran beasiswa yang sebelumnya sudah diagarkan didalam APBD murni 2015 kenapa harus menunggu dana transfer dari Provinsi atau Pusat. serta jika dianggarkan didalam tahun 2016 seperti apa mekanismenya.

Pertanyaan itu dijawab oleh Kepala Bappeda Meranti Masyaza Fahroni terkait pertanyaan yang dilontarkan oleh Hidayat, dirinya menjelaskan, untuk penyusunan APBD berawal dari pendapatan daerah, dan sisanya sangat tergantung dari dana trasfer Provinsi Dan Pusat, untuk saat ini kas daerah kita hanya tinggal 12 milyar dan itu tidak bisa digunakan.

“Tidak hanya Biasiswa yang harus dibayarkan oleh Pemda, tetapi masih banyak yang harus jadi prioritas, salah satunya pembayaran untuk rekanan yang telah menjadi kewajiban untuk dibayarkan, sementara dana transfer dari pusat tertunda penyalurannya.”

Terkait pembayaran beasiswa mahasiswa ini nantinya yang diwacanakan akan dianggarkan dalam APBDP 2016, dirinya akan mempelajari mekanismenya terlebih dahulu, dan dirinya beserta jajaran akan rembuk kembali.  ”Sekda juga berharap dengan adanya pertemuan tersebut dapat menjadi suatu wadah silaturahmi, saat ini Pemerintah Daerah lagi berupaya melakukan segala upaya untuk menyelesaikan masalah terkati untuk itu dirinya meminta kepada seluruh mahasiswa agar dapat bersabar.”Saat ini bukan hanya Kabupaten Meranti saja yang memiliki masalah yang serupa, bahkan banyak daerah luar yang memiliki masalah yang sama salah satunya Kabupaten Benkalis”.(*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *