Apo Pasal Ncek! Delapan Kepala Pukesmas Mundur.Helda: Komunikasi Baik-baik Saja

SEKDAKO1PEKANBARU- Sikap mundur dari jabatan kini marak di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru. Sebelumnya, Kepala Dinas Cipta Karya dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, namun kali ini terjadi lingkungan Dinas Kesehatan.
Ada 8 Kepala Puskesmas (kapus) yang melayangkan surat pengunduran diri ke Badan Kepegawaian Daerah Kota Pekanbaru, diantaranya Pukesmas Sidomulyo Rawat Jalan, Rejosari, Umban Sari, Langsat, Limapuluh, Sail, Simpang Baru dan Garuda,
“Benar Kita ada menerima surat pengunduran diri mereka (Kapus) sejak beberapa waktu lalu. “katanya.
Terpisah, menindaklanjuti hal tersebut, Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Kota Pekanbaru M Noer pihaknya akan membentuk tim untuk menyelidiki permasalahan terkait mundur delapan kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kota Pekanbaru.
“Berdasarkan informasi yang saya terima mereka mundur karena berkosentrasi untuk berkarir profesional, namun kita tidak tahu apa penyebabnya. Untuk itu, kita bentuk tim untuk menyelidiki apa penyebab pasti mereka ini mundur,” ungkap M Noer.
Dijelaskan M Noer, tim tersebut terdiri dari Inspektoran, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Dinas Kesehatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Kota Pekanbaru, Helda S Munir mengklaim hubungan kerja dirinya dengan 8 Kepala Puskesmas yang mengajukan pengunduran diri selama ini baik.
“Kalau masalah hubungan kerja dengan saya selama ini baik-baik saja, walau secara struktur kepemimpinan biasa kalau ada evaluasi,” ungkap Helda
Helda mengaku kaget begitu mendapatkan kabar sepulang umrah. Apalagi sebutnya ia sebelumnya tidak ada menerima surat resmi pengunduran diri delapan kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setempat dari jabatannya.
Memang diakuinya mereka mungkin sudah melaporkan ke BKD namun secara resmi nantinya ia berjanji akan menghadap Walikota Pekanbaru untuk membahas hal tersebut sekaligus penyelesaiannya. Helda tidak mau berspekulasi apa alasan kedelapan Kepala Puskesmas ini mundur. (*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *