APRIL MENDATANG, Kebutuhan Listrik Terpenuhi

21-tapak plnSELATPANJANG –Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Selatanjang saat ini sedang membangun tapak atau kedudukan untuk empat mesin baru berdaya 2 megawatt. Insyaallah, paling lambat pada April mendatang, persoalan listrik di Selatpanjang secara keseluruhan bisa teratasi.

Kepala PLN Rayon Selatpanjang, Asmardi, ketika berlesing , Jumat (19/2) malam, membeberkan bahwa kebutuhan standar listrik di Selatpanjang sebesar 10 megawaat dan saat ini kebutuhan yang ada hanya 8,7 megawatt. ”Artinya, jika ditambah empat mesin berdaya 2 megawatt itu, Insya Allah persoalan listrik di Selatpanjang ini bisa teratasi,” ungkap Asmardi.

Meskipun kebutuhan daya listrik di Selatpanjang ini sebanyak 10 megawatt, namun kebutuhan standar paling tidak 9 megawatt. ”Sisa 1 megawatt itu sebagai cadangan kita, sebab pada saat tertentu ada pemakaian listrik yang besar. Misalnya, ada kegiatan pemerintah atau masyarakat yang membutuhkan daya yang lebih, untuk mengatasi hal inilah kita gunakan saving daya tersebut,” ucap Asmardi.

Saat ini, sambung Asmardi, guna memenuhi kebutuhan listrik tersebut pihaknya sedang membangun tapak untuk empat mesin yang akan didatangkan dari Pakning. ”Mulai dari sekarang atau paling lambat bulan April mendatang semua persoalan listrik di Selatpanjang sudah tak ada masalah lagi, dan target kita tiga bulan tapi kalau bisa lebih cepat lagi kenapa tidak,” kata lelaki berambut rapi dan mulai tumbuh uban itu.

Terkait persoalan listrik di Selatpanjang belakangan ini, kata Asmardi, memang semua lapisan masyarakat hendaknya bersabar dan jika ada masalah silakan melapor ke call centre.Dan nampaknya, ucap Asmardi, masyarakat Selatpanjang cukup memahami persoalan yang dihadapi PLN Rayon Selatpanjang.Kerja sama dan pengertian masyarakat Selatpanjang ini, diharapkan betul terus terjaling.

Hal inipun terbukti, ketika perayaan Imlek adanya kesepakatan bersama bahwa pemakaian lampion yang begitu banyak, pada tengah malam dipadamkan. ”Ini ide dari pemuda dan masyarakat Selatpanjang yang sempat berkoordinasi dengan saya, sehingga kebutuhuan listrik tetap bisa terpenuhi meskipun kita masih melakukan pemadaman bergilir,” ujar Asmardi.(*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *