AR HUZAIFI SAMANI Belajar ke Kapolres Pandra

20-Perwakilan tingkat InternasionalSELATPANJANG – Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, tidak hanya sebagai menjadi seorang penegak hukum di Kabupaten Kepulauan Meranti saja. Di sela kesibukan aktifitas dan tanggungjawab sebagai anggota Polri, Mantan Abang None Jakarta tahun 1991 silam ini pun tidak enggan meluangkan waktu untuk berbagi ilmu di bidang Pariwisata kepada pemuda asal Pekanbaru, Provinsi Riau yang diketahui bernama M Ar Huzaifi Samani.

Kedatangan pelajar berusia 18 tahun asal Pekanbaru, Provinsi Riau ke Polres Kepulauan Meranti ini, ternyata untuk ’mencuri’ ilmu sang Mantan Abang Jakarta 1991 silam ini, sebagai bekal diri di ajang Mister Global Teen 2016 yang akan diadakan di Bangkok Thailand pada bulan Juli 2016 mendatang. Pria yang ber postur 179 cm dengan berat badan 70kg ini adalah satu-satunya kaum pemuda dan pelajar yang akan mewakili Indonesia nantinya.

“Alhamdulillah, saya mendapat kunjungan dari Mister Global Teen Indonesia 2016 yang akan mengikuti ajang di Bangkok  Thailand. Kedatangan pemuda asal Kota Pekanbaru ini untuk belajar di bidang pariwisata, kriminal dan narkoba. Disini saya mencoba berbagai pengalaman kepada putra yang akan membawa nama Indonesia ,” kata pria yang akarab di sapa Pandra ini  kepada Meranti Ekspres, di Mapolres Kepulauan Meranti, Jalan Pembangunan Selatpanjang, Rabu (20/4).

Menurut ayah tiga orang anak ini, dimasa-masa remaja yang berusia dari 13 hingga 19 tahun ini adalah masa-masa dima remaja akan mencari jati dirinya. Melalui ajang Mister Global Teen yang di ikuti kaum remaja dan pelajar ini, dapat memberikan motifasi diri guna perkembangan masa remaja yang lebih terarah untuk kedepannya.

Pelajar MAN 2 Model Pekanbaru yang memiliki kemampuan taekwondo, silat, bermain gitar dan bernyanyi, ini diharapkan bisa mengimbangi prestasi. Disamping memiliki hobby bermain basket dan juga pemain basket di timnya, Zaifi juga menyukai traveling, adventure dan off road.

“Ar Huzaifi dihanpick langsung oleh Melayu Intro. Ar Huzaifi ini juga merupakan anak didik Melayu Intro. Zaifi akan bersaing dengan 23 negara di Thailand pada Juli 2016 mendatang. Alhamdulillah, kami berterimakasih sekali Pak Pandra berkenan memberikan ilmu dan pengalamannya kepada Zaifi. Ilmu yang di dapat ini sebagai bekal Zaifi nantinya di ajang kancah interna
sional di Bangkok,” kata Mentor M Ar Huzafi dari Melayu Internasional Produkcion, Raymond Djambek, kepada Meranti Ekspres, Rabu (20/4), di Mapolres Kepulauan Meranti.

Kenapa memilih Pak Pandra yang notabenenya Kapolres Kepulauan Meranti ini ? “Karena Pak Pandra memiliki ilmu dalam bidang pariwisata. Dan beliau (Pandra, red) memiliki figur pari
wisata yang memang sudah ekspert. Jadi pengalaman dan ilmu Pak Pandra tentu sangat dibutuhkan oleh Zaifi. Karena Mister Global Teen ini bukan hanya menjadi duta wisata saja, tapi mereka juga menjadi Ikon selebritis pariwisata Indonesia,” kata Raymond menjawab Meranti Ekspres.

Sementara itu, Zaifi merasa bangga dan bersyukur telah berhasil mendapatkan bimbingan dari seorang figur pariwisata yang juga menjabat sebagai Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani 
Pandra Arsyad SH MSi. “Banyak ilmu yang saya dapat dari Pak Pandra. Alhamdulillah, pak Pandra telah berkenan memberikan ilmu dan pengalamannya di dunia pariwisata, bahkan ilmu kriminal dan narkoba kepada saya. Ini bekal saya untuk membawa dan mengharumkan nama Indonesia di Ajang Mister Global Teen 2016 di Bangkok pada bulan Juli nanti,” kata pria kelahiran Pekanbaru, 4 oktober 1997 silam ini.

Menurut Zaifi, pengalaman sebagai mantan ‘Abang None Jakarta’ yang diberikan oleh Kapolres Kepulauan Meranti itu dapat lebih meningkatkan wawasan, ilmu dan semangat dirinya. “Bukan hanya ilmu Ababg None Jakarta saja, ilmu dan pengalaman Bujang Dara Riau dan lainnya juga saya dapatkan dari Pak Pandra,” kata  ð 7 3 Špria bertubuh atletis ini.Zifi menambahkan, berbagai pengalaman didapatkannya dari Kapolres Kepulauan Meranti yang pernah menjadi duta wisata selaku mantan ‘abang none Jakarta’ yang juga mendengungkan hari Perayaan Imlek yang dikemas menjadi wisata kebudayaan para warga Tiong Hoa di Kabupaten Kepulauan Meranti, sehingga masuknya turis manca negara dari Singapura dan Malaysia.”Saya mencoba untuk mencuri ilmu Pak Pandra khususnya di bidang pariwisata,” tutur Zaifi.(*/FR)

 

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *