Awas! Bawaslu Penjarakan Pengawas TPS ‘Mainkan’ Kotak Suara

bawaslu-jateng-17-daerah-rawan-ricuh-pelaksanaan-pilkada-serentakJAKARTA — Pemalsuan hasil perhitungan kotak suara seringkali terjadi. Biasanya pemalsuan tersebut terjadi di tingkat daerah seperti di kecamatan atau kelurahan.

Beruntungnya, saat ini sudah ada pengawas TPS yang diluncurkan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk meminimalisir adanya tindakan kecurangan tersebut. Namun, bagaimana jika justru pengawas TPS sendiri yang bermain dalam kecurangan tersebut?

“Kalau seandainya ada penyelenggara Pemilu baik di tingkat TPS atau bahkan tingkat atas yang coba bermain, tolong ajak kami Bawaslu untuk penjarakan orang yang bersangkutan,” kata Komisioner Bawaslu Nasrullah usai mengunjungi TPS di kawasan Tangerang Selatan, Rabu (9/12/2015).

Hal itu dilakukan semata-mata untuk memberikan pemilu yang bersih, jujur dan adil. Apalagi jika ternyata yang melakukan tindak kecurangan justru salah satu pihak penyelenggara pemilu, sungguh suatu hal yang sangat disayangkan.

“Kalau ada penyelenggara kami yang nakal. Coba ubah-ubah, laporkan kepada kami, tunjuk batang hidungnya siapa orangnya nanti sama-sama kita bawa ke Polisi,” tegasnya.

Menurutnya, hal itu sudah melakukan pelanggaran etik. Bagaimana tidak, penyelenggara yang seharusnya memberi contoh etika yang baik justru malah menunjukkan sesuatu yang tidak sepatutnya. Oleh karenanya, jika ada penyelenggara pemilu yang melakukan hal demikian. Nasrul mengaku dirinya tak segan-segan untuk menyeretnya ke balik jeruji besi.

“Ada nilai penegakan kode etik yang bisa memecat penyelenggara pemilunya. Kalau KPU atau Bawaslu menyimpang bisa dipecat,” tutupnya. (fid/okz/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *