Baru Tahu! Obat Pelangsing Bahaya Bagi Jantung

bahaya-minum-obat-pelangsing-bagi-jantung-5muDQ5GZrXBANYAK wanita tergiur membeli obat pelangsing yang dijual online, karena ingin memiliki bentuk tubuh sempurna dalam waktu singkat. Sayangnya, mereka tak pernah menyadari bahaya yang akan dialaminya, bahkan berujung risiko kematian.

Seperti kisah wanita cantik Wayan Mirna L. Salimin (27) yang menghebohkan netizen gara-gara menyeruput kopi Vietnam meninggal dunia. Tapi masalah lain diketahui, selama hidupnya ia juga rutin minum obat pelangsing.

Dijelaskan Ahli Jantung dari Klinik Cleveland, Steven Nissen, MD, tidak ada suplemen diet atau obat pelangsing aman dikonsumsi, bahkan efektif menurunkan berat badan.

“Bagi orang yang percaya dengan obat pelangsing, mungkin dietnya akan menyenangkan. Tapi mereka tidak memikirkan efek samping bagi jantung,” ujarnya seperti dilansir Prevention, Senin (11/1/2016).

Bagi orang yang konsumsi obat pelangsing rutin, tambah Nissen, mungkin berisiko lebih besar terkena serangan jantung atau stroke sebesar 16 persen. Pernyataan risiko ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh beberapa ahli jantung pada enam tahun silam.

“Kandungan obat stimulan dan sibutramine di dalam obat pelangsin yang menaikkan risiko fatal kejadian kardiovaskular ini,” terang Nissen.

Apalagi bagi Anda yang membeli obat pelangsing yang dijual secara online, tanpa ada pengawasan dokter. Dosisnya pun kita tidak tahu, sehingga risiko ini dapat membawa bencana baru bagi mereka yang tergiur ingin langsing dalam waktu singkat. Maka berhati-hatilah sebelum tergiur!
(jjs)

BANYAK wanita tergiur membeli obat pelangsing yang dijual online, karena ingin memiliki bentuk tubuh sempurna dalam waktu singkat. Sayangnya, mereka tak pernah menyadari bahaya yang akan dialaminya, bahkan berujung risiko kematian.

Seperti kisah wanita cantik Wayan Mirna L. Salimin (27) yang menghebohkan netizen gara-gara menyeruput kopi Vietnam meninggal dunia. Tapi masalah lain diketahui, selama hidupnya ia juga rutin minum obat pelangsing.

Dijelaskan Ahli Jantung dari Klinik Cleveland, Steven Nissen, MD, tidak ada suplemen diet atau obat pelangsing aman dikonsumsi, bahkan efektif menurunkan berat badan.

“Bagi orang yang percaya dengan obat pelangsing, mungkin dietnya akan menyenangkan. Tapi mereka tidak memikirkan efek samping bagi jantung,” ujarnya seperti dilansir Prevention, Senin (11/1/2016).

Bagi orang yang konsumsi obat pelangsing rutin, tambah Nissen, mungkin berisiko lebih besar terkena serangan jantung atau stroke sebesar 16 persen. Pernyataan risiko ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh beberapa ahli jantung pada enam tahun silam.

“Kandungan obat stimulan dan sibutramine di dalam obat pelangsin yang menaikkan risiko fatal kejadian kardiovaskular ini,” terang Nissen.

Apalagi bagi Anda yang membeli obat pelangsing yang dijual secara online, tanpa ada pengawasan dokter. Dosisnya pun kita tidak tahu, sehingga risiko ini dapat membawa bencana baru bagi mereka yang tergiur ingin langsing dalam waktu singkat. Maka berhati-hatilah sebelum tergiur!
(jjs)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *