Belum Tahu: Inilah 5 Kelenteng Tertua di Indonesia

TANAH Air punya banyak sejarah masyarakat Tiongkok yang bisa dilihat dari kelenteng di beberapa kota. Kelenteng tersebut juga tidak biasa, karena telah berusia ratusan tahun, tetapi masih berdiri kokoh.

Berikut rangkuman mengenai kelenteng tertua di Indonesia.

Kelenteng Hong Tiek Hian

Salah satu kelenteng tertua di Indonesia yang berlokasi di Surabaya ini didirikan pada 1923. Kelenteng Hong Tiek Hian memiliki dua bangunan utama dengan arsitektur kuno yang seperti menjadi hiasan dinding. Kemudian, di tengah bangunan terdapat sebuah gang, yaitu Gang Dukuh 2 yang menjadi jalan utama menuju perumahan penduduk.

Sementara itu, selain berkeliling, pengunjung juga dapat mengenal sejarah berdirinya kelenteng yang dibuat pada abad ke-13 ini.

Kelenteng Talang

Memasuki Kelenteng yang didirikan sejak 1450 ini, Anda akan disambut pintu dengan hiasan atap pelana atau kapal terbalik. Beranjak masuk, mata Anda akan dimanjakan oleh arsitektur ukiran motif flora dan fauna, serta pendopo yang disangga enam tiang pada bagian depan kelenteng.

Penasaran ingin mengunjunginya? Kelenteng yang berdiri di atas tanah seluas 400 m2 ini berlokasi di Jalan Talang Nomor 2, Cirebon.

Kelenteng Hok Tek Ceng Sin

Di Jepara juga ada sebuah kelenteng tua yang didirikan dari 1466, Hok Tek Ceng Sin. Klenteng Hok Tek Ceng Sin memiliki sentuhan khas Tiongkok, di mana pada puncak bangunan terdapat sepasang naga sedang berebut mustika, dan ada tulisan “ Naga adalah Lambang Keadilan, kekuatan dan menjadi penjaga barang-barang dan tempat suci”.

Selama berada di sana Anda akan melihat interior megah dari 18 jenis hewan, yaitu badan kuda sisik ular dan ikan, buntut kura-kura, kaki burung-macan-kerbau-menjangan, mata kepiting, telinga kelinci, taring macan, jenggot dan mulut singa. Ciok say jantan memegang bola dan betinanya memegang anaknya.

Uniknya, di setiap pilar kelenteng ini terdapat lukisan binatang yang menggambarkan 12 Shio sebagai tradisi Tionghoa, yaitu Tikus, Kerbau, Harimau, Kelinci, Naga, Ular, Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi.

Vihara Avalokitesvara

Berkunjung ke Banten rasanya tak lengkap jika tidak mengunjungi vihara yang satu ini. Vihara yang dibangun pada 1542 ini menjadi salah satu tombak awal penyebaran agama Islam di Indonesia juga lho.

Saat memasuki vihara, Anda akan disambut patung Dewi Kwan Im yang menjadi patung tertua di sana. Sementara, di samping kanan dan kiri terdapat 16 patung dewa dan tiang berukir naga.

Kelenteng Dewi Welas Asih

Di Cirebon juga terdapat salah satu kelenteng tertua yang sudah berdiri dari 1595. Di sana, Anda juga bisa berwisata sejarah dengan melihat ukiran yang ada di pilar-pilar kelenteng. Klenteng ini punya bangunan Cetya Dharma Rakhita untuk tempat beribadah umat Buddha.

Di sinilah masyarakat China mengadakan perayaan Imlek. Tentu saja Anda bisa melihat tarian-tarian Barongsai, dan  budaya khas Cirebon.

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *