Berpita Cukai Palsu, Polisi Amankan Ribuan Slop Rokok di Rupat

BENGKALIS– Ungkapan Kapolres Bengkalis, AKBP Hadi Wicaksono beberapa waktu lalu, bahwa selain Kecamatan Mandau dan Pinggir, Kecamatan Rupat juga menjadi perhatian serius Polres Bengkalis, terkait penanganan dan pengamanan berbagai tindak kejahtan.

Ternyata ungkapan Kapolres bukan isapan jempol, selain diduga menjadi pintu masuk barang haram narkoba, seperti kasus penangkapan sabu sebesart 500 gram baru-baru ini, desas-sesus juga menyebutkan pulau tersebut menjadi surganya para pelaku penyelundup rokok ke negeri jiran Malaysia.

Senin (23/1) lalu, Kepolisian Resort Bengkalis berhasil mengamankan 1,920 slop rokok bercukai palsu di jalan Mesim Desa Mesim Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis. Rokok bermerk Maxx itu diamankan anggota Polsek Rupat dalam sebuah truk cold diesel BM 9060 RE yang dikemudikan S.

“Berawal dari Patroli anggota Polsek Rupat, kemudian dilakukan pengecekan terhadap muatan, ditemukan rokok tersebut, “ungkap Kapolres Bengkalis AKBP Hadi Wicaksono SIK melalui Kasat Reskrim Noak Aritonang, Kamis (26/1).

Disampaikan Kasat, dari pemeriksaan kurir (sopir) pembawa rokok
palsu itu, rokok berasal dari Dumai. Jumlahnya, 24 ball masing-masing ball terdiri dari 4 tim dan satu tim terdiri 20 slop.

“Indikasi dari kasus ini, kita menemukan adanya pemakaian pita cukai palsu, selain itu tidak ditemukan tindak pidana lain. Dipita cukai itu bertulis 16 batang perbungkus sedangkan isinya 20 batang,”jelas AKP Noak.

Milik Nyonya

Masih menurut Kasat Reskrim AKP Noak Aritonang, dari pengakuan kurir (sopir) barang muatan milik seseorang atas nama Nyonya. “Dari pengakuan kurir (sopir), dia sudah 2 kali mengangkut muatan rokok tersebut, diakuinya, pemilik rokok atas nama Nyonya, barang ini berasal dari Dumai,”ucap Kasat.

Diisampaikan Kasat lagi, barang bukti rokok dan truk cold diesel telah diamankan. Selanjutnya akan diserahkan ke Bea Cukai Bengkalis.

“Rencananya, dari Polres akan menyerahkan barang bukti rokok dan truk ke Bea Cukai Bengkalis, “ungkapnya

“Untuk kurir (sopir) saat ini statusnya masih sebagai saksi. Indikasi tindakpidana yang ditemukan hingga akhir pemeriksaan adanya pemalsuan pita cukai palsu, “sambung Kasat.

Disinggung apakah rokok tersebut sudah beredar sebelumnya di Pulau Rupat, Kasat belum mengaku tidak tahu. “Di Pulau Rupat kita tidak tau apakah sudah beredar apa belum, tetapi untuk diwilayah Bengkalis kita belum ada menemukan rokok tersebut bermerk Max, “pungkasnya. (*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *