BESOK, BK DPRD Gelar Sidang Kode Etik Dugaan Pelanggaran …

Kantor_DPRD_DumaiDUMAI– Badan Kehormatan DPRD Dumai dijadwalkan menggelar Sidang Kode Etik terkait dugaan pelanggaran etika yang dilakukan oknum pimpinan DPRD Kota Dumai pada 30 Maret.Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Dumai, H Johannes,MP Tetelepta mengemukakan bahwa hingga kemarin Badan Kehormatan DPRD telah mempersiapkan kelengkapan untuk melaksanakan sidang kode etik tersebut. Dalam kaitan dugaan pelanggaran moral sosial yang secara luas diketahui masyarakat sehingga mempengaruhi citra lembaga DPRD.

“Menanggapi opini yang berkembang diluar serta pertanyaan banyak pihak kepada kami di Badan Kehormatan DPRD Kota Dumai, BK akan melaksanakan salah satu fungsi dan kewenangannya sesuai peraturan yang mengaturnya yaitu sidang kode etik pada 30 Maret 2016,” kata Aci, sapaan akrab Johannes.

Mekanismenya menurut Aci, diatur dalam Tata Tertib DPRD, PP NO. 16 tahun 2010 dan peraturan lainnya. “Dalam melaksanakan Tata Beracara sidang kode etik ini, kami mengadopsi Tata Beracara Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Yaitu Peraturan No.2 tahun 2015 sebagai pijakan dan track beracara.

“Ini dianggap sangat perlu mengingat DPRD belum memiliki tata beracara BK/Badan Kehormatan. Kami yakini langkah ini sebagai langkah positif sehingga kita memahami proses dan mekanisme yang seharusnya. Karena sangat jelas bahwa Tataberacara MKD ini menjelaskan secara rinci dan sistematis alur prosedure yang harus dilewati,” katanya.

Aci menjelaskan bahwa BK sudah mempelajari masing-masing secara rinci tentang tata beracara tersebut. Diharapkan seluruh anggota BK menguasai serta memahami wilayah kerja BK. “Kita harus memahami dulu wilayah kerja ini agar tidak berbenturan dengan hal-hal lain, karena wilayah kerja BK itu bukan abu-abu. Yang harus dipahami betul bahwa Azaz legalitas tunduk pada Azaz moralitas. Cakupannya jelas dan terarah,” katanya.

Badan Kehormatan akan melaksanakan sidang kode etik ini berdasarkan pada amanah yang diemban serta melaksanakan amanah peraturan. Ia berharap BK dapat melalui sidang kode etik sehingga 
bisa memperjelas permasalahan dan segala dugaan yang dilaporkan atas pelanggaran kode etik DPRD dengan cara melanggar moral sosial pimpinan dprd yang merupakan representasi dari masyarakat dumai.

Dalam sidang besok, kata Aci, pihaknya akan mengumdang terlapor, pelapor dan pihak-pihak terkait. BK melakukan tata  beracara sesuai koridor. “Pembuktian nanti saat sidang akan kita hadirkan. Di sidang ini nanti kita harapkan jelas pokok permasalahannya, apakah memang ada pelanggaran moral sosial atau tidak yg diduga dilakukan ketua DPRD sehingg merusak citra dprd. Kita jauhkan intervensi dan kepentingan sehingga keptusan bk adalah kputusan terbaik sesuai wilayah kerja bk yaitu moralitas,” katanya. Aci berharap adanya dukungan sehingga semua berjalan dengan baik. Semua pihak terkait bisa memposisikan diri di tempat yang tepat dengan mengedepankan azaz praduga tak bersalah dan menghindari pembentukan opini2 yg tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Biarkan BK bekerja sehingga hasilnya nanti memang benar-benar hasil yg seadil-adilnya dengan juga memperhatikan bahwa azaz legalitas tunduk pada azaz moralitas demi masyarakat kota dumai yang kita hormati,” harapnya. Sekali lagi BK akan bebas dari intervensi dan BK juga akan menjaga Azaz keadilan dengan tujuan keputusan BK sebagai executor akan merupakan hasil terbaik dengan mempertimbangkan seluruh norma dan kepatutan yang tumbuh dan hidup bersama-sama di tengah masyarakat dumai kedepannya.(*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *