BI: Survei Minggu Ke-2 Inflasi Januari 0,69%

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) menyebut, berdasarkan survey minggu ke dua inflasi Januari berada di kisaran 0,69%. Inflasi Januari di pengaruhi beberapa faktor antara lain tarif listrik.

“0,69% pekan ke dua, ya kan ada administered prices, listrik dia kan tiga kali rencananya, Januari Maret sama Mei. Biasanya kalau di bulan yang sama yang kena di terif tenaga listrik (TTL) voucher, sepertiganya lah,” kata Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Juda Agung di Gedung BI, Kamis (19/1/207).

Sementara itu, BI memproyeksi inflasi tahun 2017 lebih tinggi dari posisi 2016. Pasalnya, banyak kenaikan yang terjadi pada 2017.

Dia bilang, beberapa kenaikan seperti tarif listrik hingga tarif urus surat kendaraan sedikit memengaruhi laju inflasi di 2017.

“Inflasi di 2017 tidak serendah di 2016 karena administered prices yang sudah (naik), listrik sudah dilakukan (penyesuaian), termasuk STNK kemarin dan mungkin masih ada beberapa reformasi subsidi yang dilakukan pemerintah,” ucapnya.

(okz)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *