BPJS Bentuk Posko Pengaduan, Ribuan Warga Dapat Kartu KIS

BPJS Dumai2DUMAI– Ribuan warga kategori Miskin di Kota Dumai bakal mendapatkan kartu Indonesia Sehat ( KIS) – PBI yang diberikan Badan Pelayanan Jaminan Kesehatan ( BPJS) setempat secara Gratis tanpa dipunggut biaya retribusi apapun.

” Pendistribusian Kartu KIS telah diserahkan ke Pihak Ketiga,untuk itu penerima KIS – PBI nantinya tidak dipunggut biaya distribusi apapun, ” tegas Kepala BPJS Kesehatan Cabang Dumai, Adi Siswadi.

BPJS D1Diawal Januari 2016, BPJS sudah membentuk posko pemantauan dan penagganan pengaduan distribusi KIS- PBI yang berpusat dikantor BPJS Kesehatan Jalan Sudirman Dumai. Posko ini berfungsi memantau proses distribusi KIS yang sudah 100 persen diserahkan bpjs ke pihak ke tiga yakni PT JNE untuk memastikan apakah kis – Pbi sudah sampai atau belum ke 62 158 Jiwa warga Miskin Dumai yang merupakan Eks – Jamkesmas sesuai dengan data Master File, terang Adi dalam Konferensi Pers yang berlangsung di kantor BPJS Kesehatan Dumai, dihadiri perwakilan Dinsos Yusrizal, Dinkes dr Nur Hidayati, disdukcapil, dan PT JNE.

Sambung dia, posko ini terbentuk sebagai langkah antisipasi bpjs dalam memberikan pelayanan ke peserta kis – pbi, mengingat tahun 2015 lalu jumlah peserta kis – pbi adalah 86,4 juta jiwa sedangkan tahun 2016 terdata 1.7 juta jiwa dinyatakan tidak berhak mendapatkan bantuan iuran sesuai SK mentri sosial no 170 / Huk / 2015.

Lanjut dia, Jadi posko ini berguna untuk menampung pengaduan tentang peserta pindah domisili, meninggal dunia, tidak Miskin lagi serta permasalahan distribusi lainnya.Mengingat ruang lingkup cakupan wilayah kerja bpjs kesehatan Dumai menaungi 5 kabupaten / kota yakni Siak, Merati, Bengkalis, rohil dan Dumai, dengan total peserta 39.302 jiwa. ” jadi masing – masing daerah memiliki satu Posko pengaduan bpjs Kesehatan yang ditanggani langsung petugas BPJS. ”

Untuk itu dia menghimbau bagi masyarakat yang sudah dinonaktifkan sebagai peserta kis-pbi untuk menjadi peserta jkn -kis non pbi dengan mendaftarkan diri dikantor bpjs kesehatan setempat dan membayar iuran secara rutin setiap bulan. Mengingat kepesertaan jkn – kis bersifat wajib. Ditargetkan Adi, proses pendistribusian KIS – PBI rampung 31 Maret 2016 mendatang.

Terkahir diingatkan dia, untuk mengantisipasi penyalahgunaan KIS yang telah diterima oleh peserta PBI yang meninggal dunia, data peserta yang meninggal dunia itu sudah dikeluarkan dari data pusat (masterfile) peserta PBI. Dengan demikian, jika ada orang yang akan mencoba menggunakan kartu itu untuk mendapatkan manfaat tetap tidak bisa.

Sementara Perwakilan Dinas Sosial, Yusrizal mengatakan peserta yang menerima KIS – PBI ini mengacu pada data PPLS yang sudah dilakukan Validasi sehingga total penerima 62.158 Jiwa dengan kategori Miskin sesuai yang ditetapkan Kemensos. Begitu juga dengan Dinas Kesehatan yang mengatakan setiap peserta bpjs kesehatan Kis- Pbi akan diilayani semaksimal mungkin oleh petugas kesehatan mulai puskesmas hingga rsud dengan catatan paham akan mekanisme yang ada.(adv)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *