BRK Cabang Selatpanjang Siap Bantu Pemkab Meranti

3-Pj Bupati Meranti sedang melaksanakan diskusi dengan Kontraktor, Dimana Pemkab Meranti masih memiliki hutang dengan kontraktor yang belum dibayar Pemkab.SELATPANJANG — Manajemen Bank Riau Kepri (BRK) Pusat bersama Manajemen Bank Riau Kepri Cabang Selatpanjang akan melakukan kunjungan koordinasi ke Pemerintah Daerah (Pemkab) Kabupaten Kepulauan Meranti di Selatpanjang, RABU (6/1). Kunjungan ini berguna mengakomodir persoalan hutang pembayaran pekerjaan proyek Pemkab Kabupaten Kepulauan Meranti melalui SKPD yang telah dilaksanakan pihak rekanan (kontraktor) pada tahun 2015 kemarin.

Pimpinan Bank Riau Kepri Cabang Selatpanjang, Burhan SE MM kepada wartawan, Selasa (5/1), di Selatpanjang, dilakukan guna membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk mempercepat pembayaran pekerjaan yang telah selesai dengan total tunggakan sebanyak sekitar Rp 50 milyar.

“Setelah kita melakukan koordinasi ke kantor Bank Riau Kepri Pusat di Pekanbaru, hari ini (Selasa (5/1), Managemen Bank Riau Kepri Pusat turun ke Selatpanjang, dan Rabu (6/1), kita akan melakukan rapat koordinasi bersama pihak Pemkab Kepulauan Meranti guna mengakomodir persoalan yang ada di Pemkab Kepulauan Meranti bersama Kontraktor Rekanan saat ini,” ujar Burhan.

Kordinasi yang akan dilakukan tersebut, dikatakan Burhan, terkait dengan usulan Pemkab Kepulauan Meranti atas pinjaman kepada Bank Riau Kepri melalui pihak kontraktor rekanan.”Dari hasil rapat bersama Pemkab Kepulauan Meranti dan DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti di gedung DPRD Kabupaten Meranti, Senin (4/1) kemarin, diwacanakan akan adanya pengajuan pinjaman kepada Bank Riau Kepri guna menyelesaikan pembayaran proyek pembangunan yang dilakukan Pemkab melalui rekanan.

Sementara itu, dalam rapat pertemuan mendadak Pemkab Kepulauan Meranti, di Kantor DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (4/1) kemarin, yang melibatkan Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Drs H Iqaruddin, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan  Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kepulauan Meranti Bambang Suprianto, Kepala Bappeda Azza Fahroni, dan pihak Bank Riau Kepri Cabang Selatpanjang Burhanuddin. Hadir juga pihak pengamanan dari kepolisian tersebut, perwakilan pihak kontraktor Hendrizal mengatakan, pekerjaan proyek pembangunan melalui APBD Perubahan 2015 yang dilaksanakan kontraktor telah selesai ditahun anggaran 2015. 

Sekda Kepulauan Meranti, Drs H Iqaruddin menyebutkan apa yang telah menjadi hutang daerah akan tetap dibayar. Namun, katanya, pembayaran itu ditargetkan pada APBD-P tahun 2016.”Kalau mungkin bisa dipercepat, kita dari Pemda akan mencoba memasukkan anggaran pembayarannya ke APBD murni tahun 2016, tapi pihak rekanan mendesak untuk disegerakan,” ujar Sekda Iqaruddin.

Sekda menjelaskan, ada sekitar Rp 67 miliar hutang yang harus dibayar oleh Pemkab Kepulauan Meranti tahun 2015. Termasuk jumlah pembayaran pekerjaan rekanan lebih kurang Rp 50 miliar dari Rp 67 milyar tersebut. Diantaranya hutang SKPD seperti TU dan GU sebesar Rp 17 miliar, Alokasi Dana Desa (ADD) Desa Permai yang belum dicairkan. “Sementaradana dari pusat untuk Meranti sekitar Rp 57 miliar saat ini tertunda penyalurannya, tapi akan tetap ditransfer,” kata Sekda.(*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *