Citilink Targetkan Jadi Penguasa Domestik

citylink2JAKARTA – PT Citilink Indonesia berencana mendatangkan delapan pesawat baru berjenis Airbus 320. Hal ini berkaitan dengan kajian Citilink pada 2016,yang rencananya akan membuka rute baru di tanah Papua.

Vice Presiden Corporate Communications Citilink, Benny S Butarbutar, mengatakan penambahan delapan pesawat menjadi syarat untuk bisa menggarap pasar domestik. Pasalnya, dibutuhkan 50 pesawat untuk menguasai pasar domestik.

“Saat ini kami memiliki 36 pesawat Airbus 320 dan tahun depan kami akan tambah delapan pesawat lagi dan sisanya di tahun berjalan. Hal ini akan membantu kami untuk mengusai pangsa di wilayah timur Indonesia, kami pun akan fokus ke wilayah Papua,” ujar Beny.

“Ini tidak hanya di Papua ya, tapi seluruh rute wilayah timur kita akan kembangkan 2016. Saat ini masih kita pelajari,” tambahnya.

Selain pesawat baru, Citilink juga mempersiapkan tambahan pilot dan melakukan kerjasama dengan beberapa pihak terkait membuka rute baru. “Karena tidak mungkin membangun rute tanpa persiapan SDM. Persiapan lainnya pemeliharaan pesawat dan kerjasama banking serta network,” jelas dia.

Dengan adanya pesawat baru ini, Citilink menargetkan kenaikan jumlah pelanggan pada 2016 hingga 14 juta penumpang. Pasalnya, saat ini penumpang Citilink terus mengalami tren pertumbuhan.

“Pada 2012 penumpang kita 2,9 Juta, kemudian di tahun berikutnya menjadi 5,4 juta, 7 juta di 2014 dan di tahun ini diharapkan mencapai 10-11 juta, bisa diraih. Ke depan kami targetkan sampai 14 juta penumpang,” kata Benny.

Menurutnya, dengan ekspansi bisnis sekarang yang mencapai pertumbuhan hampir 40 persen, cukup untuk membuat rute rute baru dan meningkatkan frekuensi dari rute yang ada. “Sehingga penumpang pun akan bertambah. Di mana, setelah menguasai barat dan tengah kita meloncat ke Timur pada 2016,” kata dia.

Kendati ada beberapa tantangan di Tahun ini, Citilink tetap optimis seluruh target di 2016 bisa dicapai. Beny mengatakan, tantangan di 2016 masih berupa perlambatan ekonomi, kurs rupiah, dan harga avtur yang dihadapi pada tahun ini.

“Meski pada 2016 kita dihadapkan dengan tantangan tersebut. Tetap optimis, makanya dengan situasi pertumbuhan seperti sekarang, Citilink yang bisa meningkatkan pangsa pasar dan membuka rute baru secara agresif itu berarti prospek 2016 bagus,” tuturnya.
(mrt)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *