Dinas Sosial Kota Dumai Pemantauan dan Evaluasi Bantuan Sosial Masyarakat Tahun 2020

Kepala Dinas Sosial Kota Dumai, Hasan S.Kom

FULLRIAU.COM — Progres penyaluran Bantuan Sosial atau Bansos (Program Sembako, PKH, BST, Bansos beras KPM PKH, Bansos tunai KPM sembako) telah tersalur dengan baik. Dinas Sosial Kota Dumai terus melakukan pemantauan dan evaluasi agar program yang bertujuan memberi manfaat dalam membantu dampak dari Covid 19 terjadi, khususnya bagi masyarakat Kota Dumai dapat dirasakan manfaatnya.

Apalagi sesuai dengan peruntukannya, Kepala Dinas Sosial Kota Dumai, Hasan S.Kom ditemui diruang kerjanya menjelaskan, kalau misalnya program sembako tahun 2020 adalah program bantuan sosial pangan yang merupakan pengembangan dari bantuan pangan nontunai dengan penambahan nilai bantuan dan jenis bahan pangan.

‘’Program Sembako Tahun 2020 ini diberikan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang memiliki fitur uang elektronik dan/atau tabungan serta dapat digunakan sebagai media penyaluran bantuan sosial,’’ tegasnya.

Agar program tepat sasaran sehingga progres penyaluran dapat berlangsung dengan baik makanya juga dilakukan sosialisasi dengan tujuan untuk membangun kesepahaman dan gerak langkah yang sama dalam menyukseskan penyaluran program tersebut di Tahun 2020.

“Apalagi mulai tahun 2020, ada kenaikan bantuan sosial program Sembako bertambah semula Rp 150.000 menjadi Rp 200.000 untuk periode Maret-Agustus 2020. Penambahan ini, untuk membeli bahan pangan yang sudah ditentukan pemerintah,” jelas Hasan.

Adapun bantuan sosial program sembako bertambah semula Rp 150.000 menjadi Rp 200.000 untuk periode Maret-Agustus 2020 dengan jenis bahan pangan yakni sumber karbonhidrat terdiri dari beras, jagung dan sagu.

Sedangkan sumber protein hewani kata Hasan yaitu terdiri dari telur, daging ayam, daging sapi dan ikan segar. Untuk sumber protein nabati terdiri dari kacang-kacangan, tempe dan tehu. Baru kemudian ada sumber vitamin dan mineral yang terdiri dari sayur-sayuran dan buah-buahan.

Kadis Sosial Kota Dumai, Hasan S.Kom juga menjelaskan terkait dengan realisasi penyaluran Sembako setiap bulan terus mengalami penambah dan tepat sasaran berdasarkan laporan dari pendamping Bansos pangan kecamatan.

Misalnya untuk bulan Januari dimana SP2D Program Sembako 8.394, kemudian realisasinya 6.023 dengan presentasinya mencapai 71,75%. Untuk bulan Februari, SP2D Program Sembako 7.385, realisasi 5.790 dengan presentasi 78,40 %. Bulan Maret, SP2D Program Sembako 7.385 realisasi 5.455 presntasi 73,86%. Bulan April, SP2D program sembako 7.429 realisasi 5.825 dengan presentasi 78,40 %. Bulan Mei, SP2D program sembako 9.205 realisasi 6.149 presentasi 66,80%. Bulan Juni, SP2D program sembako 9.205 realisasi 6.613 presentasi 71,84 %, Bulan Juli, SP2D program sembako 9.205 realisasi 7.195 presntasi 77,87%. Bulan Agustus, SP2D program sembako 12.227 realisasi 8.033 presentasi 65,69%. Bulan September, SP2D program sembako 11.886 realisasi 6.512 presentasi 54,78%.

‘’Sedangkan untuk pendistribusian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) program sembako tahun 2020 dimana untuk tahap pendistribusian April 2020 dengan kuota KKS mencapai 1.696 yang terdistribusi mencapai 1.380 tidak terdistribusi 314 sehingga presentasi mencapai 81, 36%. Untuk tahap pendistribusian bulan Juli 2020 dimana dengan kuota KKS mencapai 3.080 yang terdistribusi 2.059 dan tidak terdistribusi mencapai 1.022 hingga presentasinya 66,82 %. Makanya untuk redistribusi 2020 ada KKS mencapai 35 untuk koordinasi proses distribusi,’’ tegasanya.

Apalagi tujuan dan manfaat dari program sembako yaitu pertama, mengurangi beban pengeluaran KPM melalui pemenuhan sebahagian kebutuhan pangan. Kedua, memberikan gizi yang lebih seimbang kepada KPM. Ketiga, meningkatkan ketepatan sasaran, waktu, jumlah, harga, kualitas, dan admimistrasi. Dan keempat, memberikan pilihan dan kendali kepada KPM dalam memenuhi kebutuhan pangan.

Selain itu, agar dalam pendistribusian bisa berlangsung dengan baik dan tempat sasaran maka Dinas Sosial Kota Dumai juga telah membuat beberapa agen E-Warung. Untuk agen E-Warong penyalur program sembako sesuai data yang ada dari agen yang terdaftar aktif dimana belum termasuk agen penambahan baru maka rinciannya di Kecamatan Sungai Sembilan ada 7 Agen, Kecamatan Dumai Barat ada 7 agen, Kecamatan Dumai Kota ada 8 agen, Kecamatan Dumai Timur ada 9 agen, Kecamatan Medang Kampai ada 4 agen, Kecamatan Bukit Kapur ada 9 Agen dan Kecamatan Dumai Selatan.

‘’Melalui penyaluran dari pendistribusian agen E-Warung diharapkan program ini dapat tepat sasaran dan bisa terpantau dengan baik. Selain memang penambahan Bansos ini dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat berpendapatan rendah untuk membeli bahan pangan lebih bervariasi. Selain itu, program Sembako ini juga bertujuan untuk dapat membantu pencegahan stunting dengan memperhatikan gizi dari bahan pangan yang diberikan,’’ tegasnya. (Advetorial)

SumberL Dinas Sosial Kota Dumai
Editor: Wadami

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *