Dinas Sosial Kota Dumai Penanggulangan Masalah-masalah Sosial Kemasyarakatan dalam Penanganan ODGJ Tahun 2020

Kepala Dinas Sosial Kota Dumai, Hasan S.Kom

FULLRIAU.COM – Dinas Sosial Kota Dumai terus berupaya untuk mengendali dan melakukan penanggulangan terhadap masalah-masalah kemasyarakatan terutama dalam penanganan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ). Apalagi sesuai dengan data klien ODGJ terlantar pada Periode bulan Januari- November 2020 ada sekitar 18 orang semuanya dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan, Kota Pekanbaru.

‘’Masalah Sosial Kemasyarakatan merupakan suatu masalah yang berhubungan dengan nilai-nilai sosial maupun yang berhubungan dengan lembaga-lembaga kemasyarakatan. Disebut sebagai masalah sosial karena berkaitan dengan gejala-gejala atau suatu kondisi yang mengancam ketentraman didalam masyarakat. Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat, harus mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan jiwa anggota keluarganya,’’ kata Kepala Dinas Sosial Kota Dumai, Hasan S.Kom ditemui diruang kerjanya.

Mengingat kompleksnya masalah kesehatan jiwa ini kata Hasan S.Kom, maka dalam pengendaliannya dan pencegahannya perlu melibatkan beberapa lintas sektor di beberapa kegiatannya.

‘’Tujuannya agar dapat berjalan secara maksimal. Oleh sebab itu, harapan kami semua lintas sektor terkait nantinya dapat berperan maksimal juga dalam upaya pencegahan dan pengendalian kesehatan jiwa di Kota Dumai,’’ ungkapnya

Dinas Sosial juga kata Kadis, bekerjasama dan berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah terkait seperti dengan Satpol PP, Camat dan Lurah, unsur kepolisian setempat, RSUD dan masyarakat secara sigap melaksanakan penanganan terhadap klien ODGJ.

Berikut Data Klien ODGJ terlantar Periode Bulan Januari- November 2020 :

DATA ORANG DALAM GANGGUAN JIWA (ODGJ)

TAHUN 2020

NOTANGGAL RUJUKANNAMAJENIS KELAMIN L/PSTATUS  PMKSKET
121.01.2020Mr. X (I)LODGJDirujuk ke RSJ Tampan
221.01.2020Mr. X (II)LODGJDirujuk ke RSJ Tampan
311.02.2020Mr. X (I)LODGJDirujuk ke RSJ Tampan
411.02.2020Mr. X (II)LODGJDirujuk ke RSJ Tampan
521.02.2020Mr. X (I)LODGJDirujuk ke RSJ Tampan
621.02.2020Mr. X (II)LODGJDirujuk ke RSJ Tampan
711.03.2020Mr. X (I)LODGJDirujuk ke RSJ Tampan
811.03.2020Mr. X (II)LODGJDirujuk ke RSJ Tampan
927.03.2020Mr. XLODGJDirujuk ke RSJ Tampan
1007.04.2020Mr. X (I)LODGJDirujuk ke RSJ Tampan
1107.04.2020Mr. X (II)LODGJDirujuk ke RSJ Tampan
1209.04.2020Mr. XLODGJDirujuk ke RSJ Tampan
1316.06.2020Mrs.Y (I)PODGJDirujuk ke RSJ Tampan
1416.06.2020Mrs. Y (II)PODGJDirujuk ke RSJ Tampan
1510.07.2020Mr. XLODGJDirujuk ke RSJ Tampan
1604.08.2020Mr. XLODGJDirujuk ke RSJ Tampan
1708.09.2020Mrs. YPODGJDirujuk ke RSJ Tampan
1802.10.2020Mr. XLODGJDirujuk ke RSJ Tampan

Upaya-upaya yang bisa dilakukan dalam penanganan, pertama dilaksanakan dengan memfasilitasi Surat Keterangan tempat pertama kali ditemukannya klien ODGJ. Jika Klien ODGJ tidak diketahui keberadaan keluarganya atau terlantar, klien di rujuk sementara di Rumah Singgah di Dinas Sosial Kota Dumai untuk dilakukan assessment oleh pekerja sosial Kota Dumai.

‘’Setelah dilakukan assessment, serta kelengkapan berkas Klien ODGJ terpenuhi selanjutnya Klien ODGJ akan di Rujuk ke Rumah Sakit Jiwa Tampan di Pekan Baru untuk penanganan rehabilitasi. Namun jika Klien memiliki Keluarga maka klien dirujuk ke RSUD Kota Dumai, untuk dilaksanakan tahap pengobatan melalui Tim medis dan Dokter Spesialis Jiwa,’’ jelas Hasan S.Kom.

Selain itu, Kepala Dinas Sosil Kota Dumai juga mengatakan kalau keberadaan keluarga harus mampu menjadi pihak yang memberikan pertolongan pertama psikologis, apabila tampak gejala-gejala yang mengarah pada masalah kesehatan jiwa. Dan bukan berarti pemerintah, khususnya Dinas Sosial Kota Dumai lepas tangan.

‘’Kita juga terus berupaya menjalankan program kegiatan pencegahan dan pengendalian masalah kesehatan jiwa. Hal tersebut bertujuan untuk membantu Pemerintah mengurangi jumlah PMKS di daerah kota Dumai,’’ tegasnya. ***

Kepala Dinas Sosial Kota Dumai, Hasan S.Kom

Sumber: Dinas Sosial Kota Dumai
Editor: Wadami

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *