Disdukcapil Sudah Terbitkan 99.132 Akte Kelahiran

Akte-KelahiranDUMAI — Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) mendapat penghargaan dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo saat Rapat Kerja Nasional Pencatatan Sipil di Jambi, beberapa waktu lalu.

Disdukcapil Dumai diganjar penghargaan sebagai terbaik di Provinsi Riau dan Peringkat 9 tingkat Nasional dalam pencapaian target akta kelahiran. Hal itu disampaikan oleh Kepala Disdukcapil Dumai, Suardi SSy pada Rabu (2/12).

”Sampai November 2015 sebanyak 99.132 akte kelahiran sudah diterbitkan Disdukcapil atau sebesar 76,24 persen,” kata Suardi.

Lanjutnya, angka tersebut mengantarkan Dumai menduduki peringat pertama di Riau dan peringkat 9 tingkat Nasional. ”Capaian Dumai 76,24 persen hampir mendekati target nasional sebesar 78 persen. Dengan begitu mengantarkan Dumai berada ditingkat pertama se-Riau dan peringkat Nasional,” jelasnya lagi.

Menurut dia, membaiknya pencapaian target pengurusan Akte Kelahiran tersebut tidak lepas dari kesadaran masyarakat Kota Dumai dalam membuat dokumen akte kelahiran. Terbukti, hingga November 2015 tercatat sekitar 99.132 akte kelahiran telah diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Dumai.

Dia juga mengapresiasi kinerja seluruh jajaran dan petugas pencatatan di Kantor Disdukcapil Dumai yang dinilainya telah maksimal dalam memberikan pelayanan dalam pengurusan Akte Kelahiran tersebut.

Masih kata Suardi, setiap WNI diwajibkan memiliki Akte Kelahiran tujuannya untuk mendukung program tertib administrasi kependudukan, menjadi data penting dalam perencanaan pembangunan, terutama yang berkaitan dengan hak anak dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan hak sosial serta hak hukum lainnya.

Terakhir, Kepala Disdukcapil ini menghimbau agar masyarakat Dumai mendaftarkan anaknya yang baru lahir di kantor Disdukcapil dengan cara membuat akte kelahiran. Selain membuat akte kelahiran masyarakat juga diminta berperan aktif untuk membuat akte kematian.

Menurut Suardi pembuatan akte kelahiran bagi anak usia 0- 18 tahun tidak dikenakan biaya alias gratis. Begitu juga penguru
san akte kematian.Setiap anak semestinya memiliki akta kelahiran agar memiliki status hukum yang kuat ditengah masyarakat. Sebab ada beberapa manfaat dari akta kelahiran diantaranya perlindungan hukum oleh Negara terhadap status diri seseorang dan persyaratan masuk sekolah serta untuk kepentingan lainnya.

Hal itu berdasarkan UU No. 39 tahun 1999 tentang HAM, lalu Peraturan Presiden No. 2 tahun 2015 tentang RPJMN 2015-2019. ”Untuk itu marimembuat akta kelahiran, dan sangat disarankan sesegera mungkin membuat akta kelahiran setelah anak lahir,” tukas Suardi.(FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *