DITERJANG ANGIN KENCANG, Atap Masjid Nurul Iman Berterbangan

rubuh21DUMAI – Sungguh miris kondisi rumah ibadah Masjid Nurul Iman di Jalan Raja Ali HAji, Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat pasca diterjang angin kencang sehingga merubuhkan atapnya. Kejadian itu saat waktu menunjukkan pukul 17.30WIB Selasa (7/6) petang lalu. Saat umat Islam warga RT 21,22,23 Purnama tengah menantikan kumandang azan Magrib sembari menanti buka puasa.

Ehhh.. angin kencang dan petir mengakibatkan curahan air hujan masuk mengenangi di dalam mesjid, ditambah listrik padam dari pukul 18.00WIB sampai dengan 21.30WIB, atap yang terbuat dari seng itu terbang sepanjang 18 meter saat angin kencang, Maklum mesjid Nurul Iman tersebut hingga kini masih terbengkalai pembangunanya.

Informasi yang dirangkum dilapangan, Masjid Nurul Iman belum siap seutuhnya untuk pembangunan, sejak 8 tahun mesjid itu dibangun dengan swadaya masyarakat setempat, material dan bahan bangunan merupakan kendala pembangunan rumah ibadah yang terletak tak jauh dari praktek Kampus UNRI Jalan Raja Ali Haji, Purnama itu.

“Sudah delapan tahun kami bersama masyarakat berniat mendirikan membangun rumah ibada ini, sudah 8tahun pak, namun kondisinya belum siap seutuhnya,” ujar warga Amat.

Ia berharap kepada pemerintah dapat membantu percepatan pembangunan rumah ibadah yang sudah 8tahun terbengkalai itu, “kita berharap rumah ibadah ini dapat diperhatikan pihak pemerintah.” Kata amat.

masjid1Saat kondisi parah itu tidak membuat jama’ah mesjid surut melakukan ibadah, walaupun kondisi hujan, imam dan jemaah tetap melaksanakan sholat, hanya staaf di mundurkan, namun curahan hujan malam petang menanti malam itu membajiri semata kaki orang dewasa di ruang depan staaf tempat imam seperti biasanya.

Pantauan  pagi. Terlihat warga melakukan gotong royong secara swadaya untuk memperbaiki bangunan atap yang rusak dengan peralatan dan bahan seadanya.Terlihat jelas kerusakan terjadi dibagian plafon, atap, jika dilihat ke atas langsung langit berawan, begitulah mirisnya bangunan yang tengah membutuhkan campur tangan pemerintah itu. (*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *