Draf Perwako Perda Parkir ‘Mahal‘ Belum Diajukan

PEKANBARU– Sampai saat ini Pemko Pekanbaru masih belum bisa menerapkan Perda Parkir terbaru dilapangan.Pasalnya petunjuk tekhnis pelaksanaan Perda masih belum dibuat  Pemko Pekanbaru berupa Peraturan Walikota atau Perwako.

Demikian disampaikan Kepala Bagian Hukum Setda Pekanbaru, Syamsuir kepada wartawan akhir pekan kemarin. Mengenai penyusunan Perwako sendiri dikatakan Syamsuir bukanlah kewenangan dari bagian hukum melainkan langsung satker tekhnis dalam hal ini Dinas Perhubungan.

Namun sampai sekarang ini draft Perwako yang dibutuhkan masih belum diajukan oleh Dishub.  Syamsuir mengatakan yang paling mengetahui tekhnis ruas jalan masuk ke zona  mana tepatnya adalah Dinas Perhubungan.

“Pihak yang membuat Perwako ya Dinas Perhubungan selaku Satker tekhnis sedangkan kami hanya memprosesnya sampai disetujui Walikota, ”ujarnya Syamsuir yang mengaku tidak mengetahui alasan keterlambatan pengajuan draft Perwako dari Dishub.

Syamsuir memaparkan, Perwako sangat diperlukan karena dalam perwako tersebut dirinci zona jalan dan besaran parkirnya. Sebab didalam Perda sendiri hanya sebatas menyebutkan besaran tariff untuk masing-masing zona.

Yakni zona I dengan tarif parkir roda empat dipungut Rp 8 ribu dan roda dua Rp 4 ribu. Zona II, roda empat dipungut Rp 5 ribu dan roda dua Rp 3 ribu. Zona III, roda empat dipungut Rp 2 ribu roda dua Rp 1.000 dan roda 6 Rp 10 ribu. Sedangkan untuk zona IV untuk kendaraan roda empat dipungut Rp 2 ribu dan roda dua Rp Rp 1.000. (*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *