Dugaan Korban Sakit, Karyawan PT Meskom Ditemukan Tewas di Kamar

Manyat PT MasBENGKALIS– Seorang karyawan PT Meskom Agro Sarimas (MAS), HeriSutikno (47) ditemukan tewas di dalam kamar di Perumahan PT. MAS Desa Pangkalan Batang Barat, Kecamatan Bengkalis Rabu (28/9), pukul 18:45 Wib. warga asal Selatpanjang Kebupaten Meranti tersebut ditemukan dalam kondisi telentang dan sudah membiru sementara dari hidung mengeluarkan darah.

Korban yang bekerja sebagai krani bidang Penyakit Tanama tersebut diperkirakan sudah dua hari meninggak dunia. Karena sejak hari Selasa korban tidak masuk kerja hingga Rabu. “Korban sudah dua hari tidak masuk kerja, rumah dalam keadaan tekunci dari dalam, saat kami melihat dari jendela rumahnya, ternyata korban sudah tidak bergerak lagi, saat kami sudah berkumpul ramai langsung kami dobrak pintu rumah korban. Dan korban ini hanya tinggal sendirian,”terang Afrizal, anggota scurity PT MAS, Rabu (28/9).

Sementara itu, Kabag personalia PT MAS Purwono saat dikonfirmasi membenarkan bahwa ada karyawan PT MAS yang ditemukan sudah meninggal dunia di dalam kamar perumahan PT MAS. Menurut Purwono, korban merupakan karyawan perusahaan yang bekerja sebagai Krani penyakit tanaman,”Korban orang asli selatpanjang, saya dapat tau tadi sore. Ada yang nelpon ke saya suruh turun ke tempat kejadian, pak Heri tegang-tegang, tegang tegang kenapa, tanya saya,”kata Purwono menceritakan.

Purwono mengaku, sempat melihat jenazah korban, dengan kondisi mengeluarkan darah dari hidung dan tubuh membiru. Saat ini korban sedang dilakukan Visum di RSUD Bengkalis. Terpisah, Kapolres Bengkalis AKBP Hadi Wicaksono melalui Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Bengkalis IPDA Toni Armando mengatakan, dari hasil Visum RSUD Bengkalis tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban.

“Untuk keterangan sementara dari hasil visum dokter RSUD Bengkalis, tidak ada ditemukan tanda kekerasan terhadap kematian korban. Dugaan sementara kematiannya karena sakit atau karena adanya konsumsi obat yang berlebihan,”ungkap Kanit Res, Kamis (29/9).

Dikatakan Toni lagi, terkait adanya darah yang keluar dari hidung dan mulut korban, hal itu dampak dari kondisi tubuh yang mulai membusuk, karena korban diduga sudah dua hari meninggal. “Karena terjadinya pembusukan otomatis mengeluarkan darah. Lagi pula, bisa kita simpulkan korban tewas karena sakit, karena pintu rumah dan kamar dalam keadaan terkunci dari dalam, dan menurut riwayatnya, korban juga mengalami penyakit kulit,” beber Toni Armando. (*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *