Erdogan: Demonstran Anti Trump harus Hormati Hasil Demokrasi

erdgonANKARA – Presiden Recep Tayyip Erdogan hari Senin kemarin (21/11/2016) mengecam gelombang protes di AS setelah Donald Trump terpilih menjadi presiden.

“Semua sikap oposisi terhadap Trump di Eropa dan di seluruh Amerika Serikat tidak menghormati hasil demokrasi,” kata Erdogan kepada Channel 2 Israel dalam sebuah wawancara eksklusif.

“Pertama dan terpenting, mereka yang percaya dengan pemungutan suara harus memiliki rasa hormat atas hasilnya,” kata presiden.

“Jika mereka tidak menerimanya, maka sama saja mereka tidak mengerti demokrasi, mereka tidak bisa ditolerir dan mereka tidak memiliki rasa hormat untuk itu.”

Erdogan mengatakan ia dan Trump berbicara melalui saluran telepon pada malam pertama setelah Trump terpilih. “Kami sepakat bahwa ada banyak hal yang akan kita lakukan antara Turki dan Amerika Serikat,” ungkap Erdogan.

Mengenai posisi kebijakan Trump terhadap Muslim dan imigran, Erdogan mengatakan, “Saya benar-benar tidak percaya presiden terpilih akan menindaklanjuti retorika keras yang ia gunakan saat berkampanye.”

Janji kontroversial Trump termasuk memberlakukan larangan Muslim datang ke AS dan profiling agama terhadap Muslim Amerika.

Hubungan Turki-AS sendiri menegang dalam beberapa bulan terakhir terkait dua masalah: keengganan Washington untuk mengekstradisi Fetullah Gulen, yang tinggal di Pennsylvania dan kerjasama AS dengan PKK di perbatasan Turki-Suriah dalam melawan ISIS.[fq/islampos]

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *