Gelorakan Kerja Gotong Royong Menuju Kemandirian

Jpeg
Jpeg

DUMAI— Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Koperasi, UKM dan PM menggelar kegiatan Bulan Bakhti Gotong Royong ( BBGRM) ke XIII yang bersamaan dengan Hari Kesatuan Gerak ( HKG) PKK PKK ke 44 tahun, TNI Manunggal Masuk Desa ( TMMD), dan Pencanangan Kampung KB Tingkat Kota.

Kegiatan berlangsung di Kecamatan Sungai Sembilan, Mampu Jaya dihadiri Walikota Dumai Zulkifli As, Wakil Walikota Eko Suharjo, Plt Gubernur Riau yang diwakili Danrem Wira Bima Provinsi Riau, Kapolres, Dandim, Ketua DPRD, Ketua Penggerak PKK Hj Haslinar, Kepala Dinas, Lurah, Camat, pejabat tinggi, dan undangan lainnya, selasa(3/5)kemaren

Adapun tema BBGRM kali ini adalah “Dengan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Ke-13 dan Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-44 Kita Gelorakan Kerja Gotong Royong Menuju Kemandirian dan Kesejahteraan Masyarakat”.

Kata Walikota Dumai Zulkifli As,kekuatan masyarakat kita adalah gotong royong yang merupakan modal sosial yang sangat besar. Dimana rakyat secara bahu-membahu menyelesaikan berbagai hambatan dan tantangannya ke depan.
Gotong royong bukan hanya modal sosial namun juga sekaligus jiwa bangsa dalam menghadapi masa depan.

Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat ke-13, Hari Kesatuan Gerak PKK ke-44, diharapkan dapat melestarikan serta meningkatkan nilai-nilai yang tumbuh dan berkembang di masyarakat, untuk mewujudkan semangat kebersamaan dalam rangka mewujudkan masyarakat yang berintegritas, mandiri, makmur madani.

BBGRM dan HKG-PKK tahun 2016 di Kota Dumai ini terasa sangat komplit karena dibarengi pula dengan dibuka dan dimulainya TNI Manunggal Membangun Desa ke-96. Dari sini kita sudah dapat menilai bahwa Pemerintah Daerah bersama seluruh komponen-komponen yang ada didalamnya, PKK, TNI dan Masyarakat secara umum bahu membahu dalam brsinergis, bersatu padu, saling menguatkan program masing-masing guna memupuk kepedulian dan peran aktif masyarakat berdasarkan semangat kebersamaan, kekeluargaan dan kegotong royongan menuju penguatan Integrasi sosial melalui kegiatan gotong royong dalam pelaksanaan Pembangunan dan pemeliharaan hasil-hasil Pembangunan.

Inilah momentum yang kita tunggu-tunggu. Masyarakat, Kaum Permpuan, Pemerintah dan TNI bersatu padu dalam satu karsa mempertahankan dan meningkatkan nilai-nilai luhur bangsa dalam mencapai kesejahteraan bidang kemasyarakatan, sosial, ekonomi, budaya dan agama serta pelestarian lingkungan.(*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *