Gunung Sinabung Meletus, Ketinggian Awan Panas 2.000 Meter ke arah Timur dan Tenggara

Gunung Sinabung yang terletak di Kabupaten Karo, Sumatera Utara kembali meletus dan meluncurkan awan panas sejauh 2.000 meter ke arah Timur-Tenggara. /Antara

FULLRIAU.COM – Gunung Sinabung meletus lagi. Gunung yang terletak di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pada Kamis 20 Oktober 2020 kembali meluncurkan awan panas hingga ketinggian 2.000 meter ke arah timur dan tenggara.

Dikutip oleh Pikiran-Rakyat.com (PR) dari Antara, Kepala Pos Pantau Gunung Api Sinabung Armen Putra mengatakan letusan Gunung Sinabung pada pagi itu memuntahkan awan dengan tinggi kolom mencapai 1.500 meter.

“Terjadi APG (awan panas guguran-red) pada 29 Oktober 2020 sekitar pukul 07.52 WIB dengan jarak luncur 2.000 meter ke arah timur-tenggara dan tinggi kolom abu 1.500 meter,” ujarnya.

Baca Juga: Video Klip Via Vallen Tayang Lagi dengan Wajah Baru, Pencipta Lagu: Saya Tidak Bangga Music Videonya

Armen mengimbau warga untuk tidak memasuki zona merah Gunung Sinabung. Hal ini dikarenakan aktivitas Gunung Sinabung masih sangat tinggi dan sewaktu-waktu dapat terjadi letusan.

Masyarakat diminta menjauhi zona merah dengan jarak radius 5 km ke arah timur dan tenggara, dan 4 km ke arah timur utara dari Puncak Gunung Sinabung.

Metode genius wanita ini mengejutkan dan pasangan menjadi lebih

2.5 jam seks dengan istri jika Anda mencoba pil ini!

Tidak punya gigi – pakai veneer yang nyaman! Bisa dipasang

Veneer ini 300 kali lebih baik dari gigi palsu! Dan harganya sangat murah!

“Saat ini Gunung Sinabung masih dalam status siaga, masih berpotensi terjadi erupsi dan awan panas,” katanya.

Selain itu, selama libur panjang ini masyarakat juga diminta untuk tidak mendatangi sejumlah tempat wisata yang berada di zona merah akibat letusan Gunung Sinabung.

“Untuk destinasi wisata yang dilarang dimasuki adalah Lau Kawar. Karena lokasinya kan berada di kaki Gunung Sinabung, jadi wilayah tersebut masuk dalam zona berbahaya,” ujarnya.***

Sumber: ANTARA

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *