HABISLAH SUDAH! 3 Kapal Penyelundup Bawang Ilegal di Tangkap

11-ft angga 3DUMAI  – Tiga Kapal bermuatan bawang ditangkap dalam operasi Gerhana Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Pusat, patroli dilaksanakan bersama Kanwil dan kantor pelayanan Dumai. 1 Kapal memuat bawang dengan nama faisal GT 6 di amankan di Dermaga Pokala Datuk Laksemana Kota Dumai.Kapal hasil peneggahan Bea dan Cukai itu berasal dari malaysia rencananya akan dibawa ke daerah selinsing Medang Kampai. Namun dua dari satu kapal tampa nama itu sudah ditinggalkan ABK saat mengetahui terjadi patroli.

Pihak BC fokus melakukan pengangkapan terhadap satu kapal Faisal GT 6 di perairan Rupat, alhasil ditemukan 4orang ABK kapal dan Nahkoda didalamnya. Penangkapan itu dilakukan Ahad sekira pukul 18.00WIB. Kapal digandeng sampai dikota dermaga pokala Senin dini hari.Ke empat abk kini berada di ke Kantor KPPBC Dumai dan tengah dilakukan peyelidikan, tiga diantaranya warga Merbau dan satu warga rupat, dari ke empat ABK itu satu diantaranya nakhoda berusia 30tahun warga Merbau Kabupaten Meranti. Dede, sebagai tekong kini masih dimintai keterangan dan pengembangan dalam penangkapan tersebut.

BAWANGInformasi yang dirangkum dilapangan menyebutkan dari jumlah 3unit kapal hasil peneggahan ditemukan bawang pada Kapal Faisal GT6 memuat 2600 Bag, kapal tampa nama 1800 bag, dan Kapal tampa nama1500bag dengan total seluruhnya 5,900.Penegaahan itu di lakukan Kapal Bea Cukai Patroli 2004 melibatkan Ditjen Bea dan Cukai Pusat, Kanwil dan Pelayanan BC.Kasubsi P2 KPPBC Dumai Jayadi menjelaskan, barang tangkapan itu akan diserahkan ke penyidikan. Dan selanjutnya akan dimusnahkan oleh peyidik.

“Penegahan di lakukan diperairan Rupat, 2kapal tidak ada penghuni, 1 kapal berhasil kita amankan dan dibawa ke dermaga pokala, kini 2 kapal lagi masih sedang kita bawa menuju dermaga pokala.” Ujarnya.Dari hasil penangkapan BC, Jayadi mengungkapkan dimulai dari bulan Januari 2016 pihaknya telah melakukan penegahan bawang ilegal sebanyak 200ton bawang. Operasi gerhana itu dilakukan secara bersamaan Ditjend Bea dan Cukai, Kanwil Bc dan Kantor Pelayanan. Kegiatan penyelundupan itu di kenakan Pasal 102 uu kepabeanan nomor 17 tahun 2016, ancaman minimal 1 tahun, maksimal 10 tahun.Namun kini belum ada keterangan resmi dari Pihak BC kepemilikan bawang ilegal itu, namu informasi dilangan menyebutkan bawang diduga milik warga Dumai yang saat ini masih belum dapat diungkap. (*/FR)

 

 

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *