IBUKOTA RIAU PESISIR di DUMAI, Alasan Pusat Akses Kepemerintahan dan Pertumbuhan

Ketua Komite Pembentukan Provinsi Riau Pesisir (KP2RP), Ahmad Jony Marzainur SH

FULLRIAU, Dumai — Wacana pembentukan Provinsi Riau Pesisir kembali mendapat tempatnya sejak mantan Gubri, H Annas Maamun mengaungnya. Wacana dimana ibukota pun mulai muncul.

Dalam pandangan Ketua Komite Pembentukan Provinsi Riau Pesisir (KP2RP), Ahmad Jony Marzainur SH ditemu FULLRIAU mengatakan wacana perjuangan pembentukan Provinsi Riau Pesisir tetap harus terus diperjuangan.

”Idealnya, memang dengan segala potensi, kawasan strategis, akses pemerintahan dan pintu gerbang perdagangan dunia maka Kota Dumai. Tinggal lagi dimana lokasinya, apakah Kota Dumai mengarah ke Kabupaten Bengkalis atau Dumai ke Rohil. Tahap sekarang tidak lagi membicarakan perjuangan tapi bekerja untuk terbentuknya Provinsi Riau Pesisir,” ungkapnya.

Komite Pembentukan Provinsi Riau Pesisir (KP2RP) ini kata Jony, sudah ada sejak tahun 2000 dan juga bersama organiasasi serta tokoh Riau Pesisir memperjuangkannya. Hanya memang, hasil perjuangkan kita tak sebaik nasib Provinsi Kepulauan Riau.

“Mengacu itu, maka sudah dibahas dimana ibukotanya dan nama provinsi baru ini. Soal nama pernah ada yang mengusulkan Provinsi Bengkalis, Provinsi Malay, Sumatera Timur dan Riau Pesisir. Tapi hari ini, nama Riau Pesisir yang lebih tempat,” jelasnya.

Perjuangan ini harus terus digaungkan dan sambil bercanda, Ketua DPP Sarikat Pekerja Kota Dumai dan siap-siap jadi Sarikat Pekerja Riau Pesisir. Soal kapan dan dimana pusat pemerintahannya biarlah berproses. Meski sudah dibahas dan didudukkkan dalam perjuangan tokoh-tokoh kita yang lalu-lalu. ”Sekarang tahap kita berkerja untuk terbentuknya Provinsi Riau Pesisir,” tegasnya. (FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *