Insiden di Embung Lahan Pelindo, PU Segera Bangun Pagar

EMBONGDUMAI – Menindak lanjuti insiden hilangnya nyawa salah seorang siswa di waduk kawasan milik PT Pelindo di Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur kemarin, membuat pihak PT Pelindo, Camat Dumai Timur, Lurah dan Dinas PU melakukan pertemuan secara serius terkait pembahasan kondisi embung tersebut.

Manager Bisnis Terminal Pelindo Dumai, Deny Rahayu Santoso mengatakan terkait insiden yang terjadi pihaknya bersama kelurahan, Kecamatan Dumai Timur, Dinas Pekerjaan Umum bersama Polsek Dumai Timur, Senin (8/8) sudah melakukan pertemuan langsung di Kantor Camat Dumai Timur. Hasil kesepakatan pertemuan itu bahwa akan direncanakan membuat pagar dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Untuk pengamanan dilokasi kejadian, hasil kesepakatan akan melibatkan pemuda setempat untuk menjaga keamana dilokasi kejadian sementara pagar dilokasi embung tidak dijadikan tempat bermain anak-anak.

Menurut Deny, menyampaikan, insiden itu memang terjadi di lahan tahan milik PT Pelindo, namun embung merupakan pekerjaan yang dilakukan Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas PU pada tahun 2014, embung dibangun karena daerah tersebut rawan akan terjadinya banjir maka dari itulah embung dibuat.

Namun secara administrasi menyangkut persoalan lahan Pelindo yang di bangun embung oleh PU melalui kontraktor (pengerjaan) hingga kini Pelindo mengatakan belum ada penyerahan secara tertulis bahwa lahan itu diberikan izin untuk pembuatan embung.  “Persoalan lahan kami yang digunakan memang secara administasi belum ada penyerahan tertulis yang menyatakan bahwa kami memberikan izin atau memperbolehkan, ” ujarnya lagi.

“Kita pernah kompline sebagai pemilik tanah, mereka (Kontraktor) pernah menjalankan eksafator dan itu pernah kita stop. Namun karena persoalan kepentingan masyarakat ya sudahlah ,” dilanjutkan. Artinya secara komunikasi waduk seluas 2 Hektar yang dibangun 2014 itu, hingga kini PT Pelindo itu belum menyepakati lahan itu secara administrasi untuk pembuatan embung di lahan miliknya. “Seluruh warga Lurah, Camat dan RT tahu jika itu merupakan lahan Pelindo dan dibangun Dinas PU melalui Kontraktor bahwa waduk itu untuk mencegah banjir, “paparnya lagi. (*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *