Izin Tayang Belum Keluar, DPPKAD Teguran Ke Pengelola

14-Papan Iklan yang dipertanyakan  oleh instansi teknisSELATPANJANG — Sayang seribu kali sayang, pembangunan papan iklan yang sebulumnya diklaim oleh Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) terkait Izin pendiriannya yang masih diragukan oleh DPPKAD.

Sehingga saat ini, tidak satupun izin tayang telah dikeluarkan oleh DPPKAD di 4 titik lokasi yang berbeda tersebut, PT MG  sebagai pihak pengelola telah memajang iklan salah satu produk rokok tanpa memiliki Izin tayang dari DPPKAD Meranti.

Kepala DPPKAD Kepulauan Meranti, Bambang Suprianto SE MM melalui Kepala Bidang Pendapatan Jon Hendri ketika disambangi awak media diruang kantornya menjelaskan memang terdapat di empat lokasi yang berbeda yakni diantaranya tepat di Jalan Tebing Tinggi komplek Bea Cukai , Sungai Juling, Tengku Umar dan yang terakhir simpang jam tepat di Jalan Merdeka, semuanya belum memiliki izin tayang yang seharusnya dikeluarkan oleh pihaknya (DPPKAD) karena izin pendiriannya masih diragukan.

“Sebelum pengelola memiliki izin tayang dari kita, perusahan tersebut tidak bisa mamasang iklan sembarangan. Untuk itu kita akan menyurati Satpol PP Kabupaten Kepulauam Meranti untuk dilakukan penertiban,” jelas Jon.

Tambah lagi hal ini pun sangat disayangkan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Kepala Bidang Tata Ruang Dupli Juliandy memaparkan, dari salah satu izin pendirian bangunan yang direkomdasikan PU sebelumnya kepihak pengelola papan iklan tersebut tidak tidak sesuai dengan bastec yang telah diberikan ke pihak pengelola.

“Baru saja (15 maret 2016 siang), kita melihat langsung kondisi dilapangan, memang ada kejanggalan karena dari stuktur posisi tiang dengan dengan papan iklan penempatannya tidak sesuai 
dekat kita akan cuba memberi teguran dalam bentuk surat kepihak pengelola untuk dilakukan perombakan,”ungkap Dupli.

Sementara itu sebelumnya pihak pengelola PT Menggala yang kerap dipanggil Abeng alias Wira ketika dikonfirmasi melalui telphone genggam Senin siang (14/3) lalu. ”Saya juga  mempertanyakan kinerja dinas terkait yang dinilai tidak memberi tenggat waktu untuk pembongkaran serta bangun ulang papan iklan tersebut ke pihak pengelola.” ungkapnya. (*/FR)

 

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *