JANGAN CORET-CORET SERAGAM, Kelulusan UN SMA 7 Mei

pengumuman-ujian-nasional-sma-di-baliDUMAI— Sebanyak 3.628 siswa peserta UN SMA sekota Dumai 2016, dihimbau agar saat lulus Ujian Nasional SLTA tidak mencorat-coret baju seragam. Lebih baik baju seragam itu disumbangkan kepada siswa dari keluarga tidak mampu.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan melalui Kabid Menengah Umum Misdiono ketika dikomfirmasi sehubungan tanggal 7 Mei 2016 hasil kelululusan bakal diumumkan.

MISDIONOSeperti biasanya, kendati telah diimbau berulang kali oleh berbagai pihak, namun masih saja banyak siswa yang mencorat-coret pakaian seragam sekolahnya saat merayakan kelulusan mereka.

“Kan masih banyak orang-orang yang tidak mampu di sekitar kita yang tidak sanggup membeli pakaian seragam dan alangkah lebih bagus dan berpahala jika baju seragam siswa-siswi tidak dicoret-coret tetapi disumbangkan saja mungkin kepada adik kelas atau masyarakat yang tidak mampu,” kata misdiono.

Kemudian, Siswa juga dilarang merayakan kelulusan UN dengan ugal-ugalan di jalan raya dan tidak konvoi di jalanan ditakutkan terjadi hal yang tak diinginkan.  Diharapkan ia, mudah-mudahan tingkat kelulusan dikota Dumai dapat mencapai peringkat ke tiga besar dengan kelulusan 100 persen.

Untuk diketahui, pelaksanaan UN SMA sederajat diikuti oleh total 3.628 peserta, terdiri 2.586 anak ujian berbasis komputer yang diterapkan di 12 sekolah dan 1.042 siswa secara kertas diadakan 20 sekolah dengan 203 ruangan dan 406 pengawas.(*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *