KACAU! Kongres PSSI di Dua Tempat Terbuka Lebar

134657_262523_Gatot_Dewa_Broto_amjad_JAKARTA – Pemerintah dalam hal ini Kemenpora tak ingin ada dua Kongres yang nantinya digelar oleh PSSI. Namun, peluang terjadinya Kongres di dua tempat berbeda, terbuka lebar karena  dua pihak masih bersikukuh dengan keputusannya.

Bidang Komunikasi Publik sekaligus Deputi IV Kemenpora Gatot S Dewa Broto menegaskan, rekomendasi pemerintah untuk Kongres masih di Yogyakarta. Hal itu juga seiring dengan sikap Mabes Polri yang hanya akan memberikan rekomendasi izin keramaian kalau Kongres di Kota Gudeg.

Tapi, PSSI masih bersikukuh Kongres digelar di Makassar pada 17 Oktober nanti. Karena itu, pemerintah menegaskan agar tak sampai terjadi dua kongres.

“Untuk antisipasi terjadinya dua kongres, sejauh ini Kemenpora tak menghendaki kongres tandingan. Hanya ingin kongres tunggal, kami tidak membuka luka lama,” katanya, dalam jumpa pers di Kemenpora, Selasa (11/10) siang.

Sebagai bentuk pemerintah tak mau membuat masalah ini meruncing, adalah dengan tidak membuka konfrontasi langsung dengan FIFA dan AFC.

“Karena itu kami tidak ada surat ke FIFA dan AFC dari kemenpora. Beda dengan dulu, waktu ada verifikasi BOPI, kemudian pembekuan PSSI kami langsung komunikasi. Karena kami ingin kongres ini berjalan,” ungkapnya.

Peluang terjadinya dua Kongres menguat karena di satu sisi, PSSI tetap kukuh menggelar Kongres di Makassar. Sementara, 85 voter atau pemilik suara, menegaskan boikot Kongres di Makassar, dan hanya mau Kongres di Yogya.

Melihat jumlah voter dan kuorumnya sebuah forum Kongres, maka bukan tidak mungkin, peluang voter juga menggelar Kongres di Yogya cukup besar. (dkk/jpnn)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *