Kemenpar Gelar Sayembara Desain Homestay, Hadiah Totalnya Rp 1 M

113823_602925_Arief_YahyaJAKARTA – Ketua Pokja Tim Percepatan 10 Top Destinasi Kementerian Pariwisata, Hiramsyah Sambudhy Thaib mengajak para desainer, arsitek, ahli gambar bentuk rumah  untuk mengikuti Sayembara Desain Arsitektur Nusantara untuk rumah wisata (homestay). Pendaftaran sayembara itu sudah dibuka pada 4 Agustus dan berakhir 20 September 2016.

Syarat dan ketentuannya bisa dibaca di laman www.arsitekturnusantara.propanraya.com. Di situ sudah lengkap segala spek dan persyaratan yang diperlukan.

Hiramsyah menjelaskan, aanwijzing atau penjelasan sayembara akan dilakukan pada 16 Agustus 2016. Batas akhir  penerimaan karya, pada 20 September 2016, pukul 17.00 WIB.

“Sedangkan pengumuman dan penyerahan Hadiah oleh Menteri Pariwisata RI pada 27 September 2016. Masih cukup waktu untuk memikirkan desain arsitektur itu, silakan bergabung di sayembara ini, hadiah total Rp 1 miliar,” kata Hiramsyah pernah memimpin sosiasi Kawasan Pariwisata Indonesia itu.
Hiramsyah menambahkan, judul lomba itu adalah Sayembata Desain Rumah Wisata (Homestay) Nusantara. Sedangkan temanya adalah Sayembara Desain Arsitektur Nusantara untuk mendukung Pengembangan 10 Destinasi Wisata Prioritas Indonesia.

“Tujuannya, untuk memberikan kesempatan Arsitek di seluruh Indonesia untuk turut memajukan arsitektur Nusantara. Untuk memberikan solusi kepada kementrian Pariwisata dalam mengembangkan kawasan wisata dengan desain yang terbaik. Lalu untuk mendukung program pengembangan 10 destinasi wisata di Indonesia yang diprioritaskan oleh Pemerintah. Juga memberikan kesempatan kepada masyarakat di 10 destinasi wisata prioritas untuk memiliki hunian yang dapat disewakan kepada para wisatawan,” jelas Hiram.

Syarat dalam gambar denah homestay sudah mencakup kamar pemilik bangunan, kamar yang disewakan, serta kamar mandi dan dapur yang dapat digunakan bersama-sama. Desain bangunan berupa rumah tunggal, berlantai satu atau dua, tipe bangunan bisa berjenis landed house atau rumah panggung.

Sedangkan luasan bangunan adalah 36 m2. Desain sudah mencakup desain 36 m2 dengan potensi pengembangan menjadi 54 m2. Estimasi biaya pembangunan Rumah Wisata Nusantara seluas 36 m2 yang dimaksud di atas adalah sebesar Rp. 125.000.000. Dalam konsep perancangan; untuk efisiensi biaya pembangunan, diupayakan menggunakan material lokal/daerah setempat.

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *