Keren! Tim Catur SMP Sabet Enam Medali di Malaysia ‎

185434_149759_CATUR_SMPJAKARTA—Tim catur SMP Indonesia menggondol enam medali yaitu dua emas, dua perak dan dua erunggu pada Malaysia International Chess Festival yang diadakan di Cititel, Mid Valley, Kuala Lumpur – Malaysia.

Pertandingan itu diselenggarakan pada 8 -19 September. Selain menyabet enam medali, para pelajar Indonesia juga mendapatkan Rating Internasional dari Badan Catur Internasional FIDE.

Direktur Pembinaan SMP Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Supriano‎ mengungkapkan, Malaysia International Chess Festival adalah Kejuaraan catur berlevel internasional yang diadakan setiap tahun.

Setiap pemain yang mengikuti event tersebut berhak memperoleh rating Internasional dari badan catur dunia FIDE (Federation International des Echeck).

“Festival catur internasional ini mempertandingkan lima nomor pertandingan yaitu rapid chess team, blitz chess individual, challenger, swensen, open individual. Tim Indonesia mengikuti tiga nomor pertandingan yaitu Rapid Chess Team U-16‎, Swensen U-14 (putra dan putri), dan Chalengger (Rating < 2000)‎,” papar Supriano, Selasa (20/9).

Menurutnya, kejuaraan catur internasional tersebut diikuti 10 negara yakni Malaysia, India, Ubekkistan, Singapura, New Sweland, Tiongkok, Bangladesh, Hongkong, Philipina, dan Indonesia.

Adapun atlit yang mewakili Indonesia pada Festival Catur Internasional ini adalah para jawara Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional tahun 2016 di Jakarta.

“Ini merupakan tindak lanjut dari program Kemendikbud dalam rangka meningkatkan prestasi atlit di kancah internasional,” ucapnya.

Dalam festival catur ini, menggunakan Sistem Swiss, di mana seluruh peserta bermain sembilan kali dengan lawan yang berbeda.

Peserta yang memperoleh poin tertinggi berhak memegang medali emas. Adapun lawan terberat dalam kejuaraan catur ini adalah dari Malaysia, Filipina, India, Uzbekistan.

Mereka mengirimkan pemain yang sudah berpengalaman di level internasional.

“Perjuangan tim pelajar Indonesia cukup berat, selain mereka baru pertama kali mengikuti kejuaraan yang berlevel internasional, mereka juga harus mampu menjaga daya tahan tubuh agar tetap prima karena dalam satu hari bermain catur minila enam jam dan maksimal delapan jam. Ditambah lagi faktor mental yang sangat menentukan dalam menghadapi lawan yang lebih senior dan memiliki elo rating internasional,” terangnya.

Sebelum mengikuti Malaysia International Chess Championship 2016 ini, para atlit mendapatkan pelatihan terlebih dahulu dengan melalui TC selama seminggu pada 31 Agustus sampai 7 September.

 

Kemdikbud bekerja sama dengan Percasi dalam melatih para atlit catur, di mana Hendry Jamal sebagai koordinator sekaligus pelatih. (esy/jpnn)

Berikut rincian medali yang diperoleh Tim Pelajar SMP Indonesia pada Malaysia International Chess Championship 2016.

2 EMAS

1 Emas dari nomor Rapid Chess Team, atas nama Putu Luhur Apngal Kusuma, Daru Okta Buana, Skolastika Faustina Ivana A, Amalia Hasanah

1 Emas dari nomor Swensen U-14 putra atas nama Daru Okta Buana

2 PERAK

Dari nomor Swensen U-14 putra atas nama Putu Luhur Apngal Kusuma

Dari nomor Swensen U-14 atas putri nama Amalia Hasanah

2 PERUNGGU

Dari nomor Swensen U-14 putra atas nama Devito Alfionaldi Firgianto

Dari nomor Swensen U-14 putri atas nama Nora Amelia

Di samping itu Tim Pelajar Putri Indonesia juga mampu menjadi Pemain Terbaik II dan Terbaik III pada nomor Swensen U-14 atas nama Amalia Hasanah dan Nora Amelia

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *