Ketua KNPI Sayangkan Pernyataan Plt Sekda

Jpeg
Jpeg

BAGANBATU — Pernyataan Pemkab Rohil melalui Plt Sekda, Surya Arpan di media cetak baru-baru ini dirasa melukai hati umat Islam. Pasalnya ia mengatakan agar rumah makan tetap buka 24 jam pada puncak Bakar Tongkang di Bagansiapiapi, dimana saat itu umat Muslim sedang melakukan ibadah puasa.

Hal ini seperti penuturan Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Rohil, Rudi Bintoro yang mengaku sangat kesal terhadap pernyataan orang nomor tiga di pemerintahan Rokan Hilir tersebut.

“Saya pribadi selaku ketua KNPI Rohil sangat menyesalkan ucapan pak Sekda itu yang menurut saya melukai hati umat islam, kok bisa beliau membuat pernyataan seperti itu, kan jelas membuat malu, padahal cuma mau menegaskan kepada pengelola warung dan rumah makan saya rasa gak haruslah sampai berkoar-koar di media kan ada cara lain misalnya disurati satu persatu-satu para pemilik dan pengelola jadi nggak mestilah harus dipublish di media, “kata Rudi Bintoro, Kamis 16/6.

Namun lanjut Rudi, pernyataan tersebut adalah pernyataan sikap pribadi. “Kalau secara organisasi kita belum menyatakan sikap, karena kita harus musyawarah dulu seluruh OKP yang bernaung di bawah KNPI, setelah itu batu bisa menyatakan sikap atas pernyataan pak Sekda, “ucap Rudi.

Memang diakui Rudi, kegiatan bakar tongkang ini adalah merupakan agenda tahunan yang di helat Pemkab Rokan Hilir, untuk menarik minat wisatawan, dari dalam dan luar negeri kendati demikian tidak mestilah mengorbankan kaidah yang sudah ditanamkan sejak dulu,

“Dari kecil kan kita diajarkan toleransi antara umat beragama, kalau kita sudah menghargai mereka, mereka juga kan harus menghargai kita, coba kita contoh kalau pelaksanaan hari raya nyepi di Bali semua wisatawan kan mau tidak mau suka tidak wajib mematuhi dan menghormati perayaan nyepi, begitu juga dengan di Rohil, para pengunjung juga harus menghormati umat Islam yang sedang berpuasa, dan untuk memenuhi kebutuhan para turis yang berbeda agama berbeda, mereka masih bisa makan kok namun rumah makan dan Warung di buat penutup pakai tirai atau penutup lainnya, untuk menghormati yang berpuasa, “papar Rudi.

Pernyataan sikap Rudi Bintoro tersebut di atas juga mendapat dukungan dari Ketua GM GAKARI (Generasi Muda Gabungan Karya Rakyat Indonesia) Kabupaten Rokan Hilir, IK  Akbar SH yang juga menyayangkan pernyataan dari Plt. Sekda tersebut, “Saya sependapat dengan ketua KNPI, masak gara-gara cuma mau acara ritual bakar tongkang sampai mau seperti itu, malulah kita, negeri seribu kubah kok seperti ini, “ujarnya.

Lagipula menurut Akbar, acara yang menelan biaya yang tidak sedikit tersebut sampai hari belum bisa dirasakan manfaatnya olsen masyarakat luas, “apa sih untungnya yang udah banyak digelontorkan masyarakat Rohil dapat manfaat apa? Kalaupun bertujuan menarik investor, setelah bertahun diaksanakan apa sudah ada investor yang masuk? Menurut saya acara seperti ini perlu dikaji ulang lagi, karena tidak imbasnya untuk masyarakat, “pungkas Indra. (*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *