KNPI Tindak Lanjuti Aksi Demo ke Wawako

knpi-dumaiDUMAI  –  Menindak lanjuti terkait aksi demo Gerakan Masyarakat Mahasiswa dan Pemuda (Gemmpa),  Penggurus KNPI melaksanakan diskusi tidak lanjut kesimpulan aksi bersama Wakil Walikota Kota Dumai, Eko Suharjo SE,  Senin (07/11) siang kemarin di Kantor Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora).

Pada pertemuan itu, DPD KNPI dihadiri Ketua Harian Guspian,  diskusi tersebut dijelaskan merupakan bentuk tindakan lanjut pembenahan administrasi sesuai nota kesepahaman yang di tanda tangani saat aksi.

“Sesuai dengan arahan Wawako saat dilapangan maka untuk menindak lanjuti agar apa yang menjadi tuntutan 7 Item benar-benar di pahami, “ujar Guspian.

KNPI Kota Dumai juga mengharapkan melalui Wakil Walikota Dumai dapat menegaskan pihak terkait khususnya perusahaan dan jasa angkutan hadir dalam rencana audinesi atau pembahasan materi 7 tuntutan yang di rangkum menurut kajian KNPI Kota Dumai.

“Kita susah menyusun materi pembahasan 7 tuntutan pada aksi kemarin,  kepada pihak terkait maka dari pada itu kita harapkan apa ini menjadi pembahasan bersama untuk dapat di jalani, ” ulasnya.

Wakil Walikota Dumai, Eko Suharjo menangapi pertama tentang jam operasional,  di sampaikan Wawako, untuk saat ini pihak kepolisian melalui Sat Lantas Polres Dumai dan Dinas Perhubungan Kota Dumai sedang mengatur rekayasa lalulintas. “Kini pihak Kepolisian dan Dishub sedang mengatur rekayasa lalu lintas dan jam operasional kendaraan yang melintas.  Nantinya akan di atur dan sesuai ketentuannya. ” ujar Wawako.

Selain itu,  orang nomor dua dikota Dumai ini menyampaikan juga terkait tenaga kerja, ” tentang SDM kita harapkan memang memberikan ruang kepada kita khususnya masyarakat kota Dumai, tentu dalam dunia lapangan pekerjaan masyarakat SDM tempatan perlu dituntut memiliki kemampuan da  keahlian sesuai dibutuhkan.” sebutnya.

Karena apa yang disampaikan sebelumnya tentang lowongan pekerjaan tempatan 70:30 bertentangan dengan UU yang lebih tinggi,  yakni kebijakan pemerintah Pusat.” ini merupakan transparansi global,  maka kita perlu penunjang kemampuan dan keahlian, ” tutup Wawako (*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *