Konsinyasi Pembangunan Jalan Tol Medan-Binjai 90%

MEDAN – Pembebasan lahan untuk proyek pembangunan strategis di Sumatera Utara (Sumut) hingga saat ini berjalan baik. Pembayaran ganti rugi lahan yang dititipkan ke pengadilan atau konsinyasi untuk jalan tol Medan-Binjai sudah mencapai 90%. Namun, untuk pembebasan lahan pembangunan tol Medan-Tebing Tinggi masih ada kendala di kawasan Tanjung Morawa.

Hal ini disampaikan Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut, Munasim saat bertemu dengan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, Hasban Ritonga.

“Konsinyasi atau penitipan ganti rugi di pengadilan dilakukan bila pihak yang berhak menolak besaran ganti rugi atau apabila pemilik tidak diketahui keberadaannya, atau objek sedang menjadi objek perkara atau lain sebagainya. Harapannya agar tidak menghambat pelaksanaan pembangunan proyek untuk kepentingan umum,” kata Munasim.

Proyek Tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi di Sumut akan dibangun sepanjang 61,8 kilometer (km) ditarget selesai pada Mei 2017. Berdasarkan kondisi saat ini, pembangunan Tol Medan-Kualanamu dari 17,8 km, yang terlaksana baru 14,55 km. Sementara 3,2 km masih proses pembebasan lahan. Pembangunan Tol Kualanamu- Tebingtinggi sepanjang 44 km juga terkendala.

Untuk pembebasan lahan pembangunanan Tol Medan-Kualanamu terdapat 149 persil dan untuk Tol Kualanamu-Tebingtinggi sebanyak 335 persil. Selain tol Medan-Kualanamu-Tebintinggi turut dibahas pembangunan Tol Medan- Binjai. Saat ini pembangunan tol terkendala pembebasan lahan di Helvetia ke Tanjung Mulia sepanjang 2,5 km.

Sekdaprov Sumut, Hasban Ritonga mengungkapkan, peran Asdatun Kejaksaan sangat strategis dalam upaya percepatan pembangunan. Sebab, pelaksanaan proyek vital seperti pembangunan jalan tol, jalur kereta api, masih terkendala soal pembebasan tanah. Namun, dengan Peraturan Presiden No 71/2012 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum, sudah ada solusi dengan sistem konsinyasi.

(dni/okz)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *