Media Ramalkan Nasib Guardiola dan Mourinho

This combo picture made on April 19, 2012 shows Real Madrid's Portuguese coach Jose Mourinho (L) gesturing during the UEFA Champions League round of 16 second-leg football match between Real Madrid and CSKA Moskva at the Santiago Bernabeu stadium in Madrid on March 14, 2012 and Barcelona's coach Josep Guardiola (R) gesturing during the Spanish Cup second leg semi-final football match FC Barcelona vs Valencia CF on February 8, 2012 at the Camp Nou stadium in Barcelona. The "El clasico" football match Barcelona vs Real Madrid will be played at the Camp Nou stadium in Barcelona on April 21, 2012. AFP PHOTO / PIERRE-PHILIPPE MARCOU-JOSEP LAGO / AFP / PIERRE-PHILIPPE MARCOU-JOSEP LAG

BEIJING – Persaingan antara Pep Guardiola dan Jose Mourinho akan kembali tersaji di gelaran Premier League 2016-2017. Menariknya, kedua sosok pelatih tersebut akan menangani dua klub dengan rivalitas yang tinggi yakni Manchester City dan Manchester United.

Awalnya pertarungan awal antara Guardiola kontra Mou akan berlangsung di Beijing, Senin 25 Juli 2016. Namun sayang pertandingan tersebut dibatalkan karena lapangan yang akan digunakan dinilai tak pantas untuk digunakan.

Meski dibatalkan, persaingan antara keduanya masih menjadi sorotan utama di China. Hal tersebut disadari langsung oleh media kenamaan Spanyol, Marca. Dalam sebuah kesempatan, Marca mewawancarai beberapa jurnalis China untuk meramalkan nasib masing-masing pelatih.

Menurut Li Ruaio yang bekerja untuk Le Sports, Mou lebih diuntungkan untuk menjalani musim baru. Itu terjadi karena pelatih berpaspor Portugal tersebut mendapat dukungan penuh dari fans Manchester United.

Sementara itu jurnalis Sina Sports, Zhao Fei menilai bahwa beban yang dimiliki oleh Guardiola terlalu besar. Mantan pelatih Barcelona tersebut datang ke Inggris dan ditargetkan untuk mengubah permainan sepakbola Inggris.

“Pep menghadapi tantangan besar karena setiap orang memintanya untuk menang dan mengubah Premier League. Sementara Mou memiliki keuntungan karena pernah melatih di Premier League,” ujar Fei seperti diberitakan Marca, Selasa (26/7/2016).

(fap/okz)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *