Menkeu Ingin Ekonomi Islam Jadi `Mainstream`

20151103antarafoto-forum-ekonomi-keuangan-syariah-031115-zk-1JAKARTA – Menteri Keuangan Bambang Brodojonegoro yakin ekonomi Islam bisa menjadi sistem yang digunakan banyak sektor di Indonesia. Alasannya, sistem ini memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan ekonomi konvensional yang sudah berkembang lebih dulu.

Dalam Rapat Kerja Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), Bambang menyampaikan harapannya agar penerapan ekonomi syariah dapat lebih jamak. Bukan sekadar jargon keislamannya, tetapi lebih karena kualitas instrumennya.

“Saya ingin suatu saat ekonomi Islam itu masuk menjadi mainstream, karena memang punya pendekatan yang sama hebatnya atau lebih hebat dibanding yang saat ini,” ujarnya seperti dikutip dari laman situs Kementerian Keuangan, Senin, 30 November 2015.

Untuk mencapai tujuan itu, Bambang menyatakan perlunya kontribusi nyata dari para ahli ekonomi Islam Indonesia. Dengan kontribusi tersebut, tidak hanya bisa mengembangkan ekonomi Islam, tetapi juga bisa memberikan kontribusi untuk negara.

“Kita ingin apa yang kita kerjakan mempunyai manfaat besar, manfaat untuk umat. Karena mayoritas rakyat Indonesia adalah muslim, maka kalau kita berkontribusi untuk umat, maka secara otomatis kita juga berkontribusi untuk negara,” tandasnya. (drc/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *