Meranti Movie Maker: Seleksi Casting Film ” Panggil Aku Laila”

13-casting filemSELATPANJANG - Grand Meranti Hotel telah dijadikan lokasi casting film perdana karya anak daerah yakni Komunitas Movie 
Maker Meranti, film yang berjudul “Panggil Aku Laila”, casting yang dimulai dari hari rabu hingga kamis (13-14/1). dengan pendaftaran terbuka secara umum sepenuhnya di produseri oleh masyarakat sepenuhnya.

Dengan mengikutsertakan seluruh warga Meranti, komunitas ini juga akan berusaha untuk pecahkan rekor MURI. Sebab, belum 
pernah terdengar informasi pembuatan sebuah film yang diproduseri langsung oleh Masyrakat. Seperti yang di sampaikan Yulianka sebagai salah satu panitia penggarapan syuting film dan di dampingi Uyun Parmadi salis ketika di konfirmasi mengatakan bahwa casting film ini di buka untuk umum siapapun boleh ikut serta. Mulai dari anak anak hingga usia lansia juga boleh. Wanita yang kerap di sapa mami Yuli ini menjelasakan jumlah pemeran yang akan dibutuhkan oleh Komunitas Movie Maker saat ini terhitung sebanyak 200 orang, diantaranya sebagian besar melibatkan masyarakat Meranti yang telah melalui casting terlebih dahulu. Jelas Yuli

“Salah satu targetkan Meranti Movie Maker nantinya akan berusaha memecahkan rekor muri dengan produser terbanyak dengan donasi bantuan dana sebesar Rp10.000./per orang, Go internasional Alhamdulillah, minimal film ini nantinya dapat ruang ditingkat nasional” jelasnya.

Project ini juga akan digarap seperti film kolosal, yang mana didalam penggarapan film ini nantinya akan menampilkan berbagai ragam budaya, tradisi, yang bersifat kearifan lokal masyarakat kabupaten Meranti khususnya.”Untuk Syuting film perdana akan kita lakukan pada 
perayaan imlek mendatang, untuk target rampungnya film tersebut, kita membutuhkan waktu selama enam bulan dari dimulainya syuting  ð 7 3 Šperdana. dalam pembuatan film ini juga akan menonjolkan bahasa yang berbeda-beda antara lain Melayu, Inggris, dan bahasa Teong hoa (cina).

Sementara itu Uyun selaku tim penilai dan tim seleksi casting itu juga mengatakan bahwa, seleksi ini akan menilai bakat bakat peserta yang menonjol dari seluruh calon peran yang mengikuti casting, yang penting ekspresi mereka, dan karakter wajah mereka yang mestinya sesuai dengan karakter yang kita butuhkan.

“Terpenting feedbacknya untuk Meranti, pasalnya film ini sepenuhnya dimotori oleh donasi masyarakat Meranti, salah satunya, disini kita juga mempromosikan destinasi wisata di Meranti. Apa lagi seperti kita ketahui bersama perayaan imlek di Meranti merupakan perayaan yang terbilang dikenal luas oleh masyarakat dalam maupun luar. Mudah mudahan lewat film ini nantinya kita bisa mengangkat budaya daerah sehingga berdampak di perkembangan pembangunan ekonomi wisata Meranti.(cr6/ari)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *