Musnahkan Sabu Senilai Rp3 M dan 11 Ton Bawang Ilegal Tak Bertuan

bawang21SIAK- Sebanyak 3 kg diduga narkotika jenis sabu-sabu yang diperkirakan senilai 3 miliyar yang ditemukan dalam kecelakaan maut di Jalan Yos Sudarso KM. 40, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak yang menewaskan tiga orang, akhirnya di musnahkaan Polres Siak, Rabu (24/8) siang kemarin.

Pemusnahan barang haram berbentuk butiran kristal itu dilakukan dengan cara diblender. Selain memusnahkan narkotika jenis sabu, juga dimusnahkan sekitar 11 ton bawang merah ilegal tak betuan dengan cara dibakar yang disaksikan seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Siak.

bawang11Kapolres Siak AKBP Restika Pardamean Nainggolan SIK mengatakan, pemusnahan yang dilakukan sesuai dengan aturan yang ditetap, hingga dilakukan pemusnahan.

Diterang AKBP Restika, sabu-sabu seberat kurang lebih 3 kg itu ditemukan didalam mobil Yaris saat dilakukan evakuasi terjadinya kecelakaan maut lalu lintas di Jalan Yos Sudarso KM 40 Kecamatan Minas antara mobil Yaris dengan Fuso.

“Untuk kasus ini masih dalam proses lidik pihak kita, dan korban telah kita data. Dimana 4 korban mobil Yaris merupakan warga Aceh 2 diantaranya merupakan mahasiswa,” ujar Kapolres Siak.

Lebih lanjut diceritakan Kapolres, pihaknya juga sudah mendatangkan keluarga korban dan saat ini pihak Kepolisian masih menunggu pemilik mobil untuk mengambil kendaraan roda empat tersebut.

“Yang jelas saat ini kita terus memproses temuan ini, untuk itu kita terus berkoordinasi dengan Kepolisian Aceh untuk mengungkap peredaran narkotika jenis sabu-sabu tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu kata Restika, sekitar 11 ton bawang merah tanpa dokumen juga dilakukan pemusnahan, dimana penangkapan terhadap bawang merah tak berdokumen itu terjadi pada 5 Juli dan 18 Agustus 2016 lalu, yang berhasil mengamankan sekitar 11 ton bawang merah tak berdokumen, 3 unit mobil truk cold diesel.

“Untuk bawang merah ilegal ini tidak bertuan, namun kita sudah mengantongi 3 nama diduga pemilik bawang tak berdokumen lengkap itu,” pungkas Kapolres. (*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *