Nasib IDE-SUA Ditentukan Senin,Dua Balon Perseorang Penuhi Syarat Dukungan

44938_63464_pilkadaPEKANBARU– Hingga saat ini masyarakat Kota Pekanbaru masih bertanya-tanya tentang kejelasan Nasib pasangan calon (Paslon) kepala daerah Kota Pekanbaru, Dastrayani Bibra (Ide) dan Said Usman Abdullah (SUA).

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru mengeluarkan pernyataan agar partai pengusung untuk membongkar formasi pencalonan setelah Said Usman Abdullah (SUA) dinyatakan tidak memenuhi persyaratan pencalonan dengan keruarnya hasil tes kesehatan yang menyatakan SUA disabilitas.

Kepala Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pekanbaru Amiruddin Sijaya saat dikonfirmasi, enggan berkomentar banyak soal nasib IDE-SUA. Ia menyebut, nasib paslon akan ditentukan 24 Oktober mendatang.“Dari pada kita berbalas pantun, tunggu 24 Oktober saat kita tetapkan. Siapa yang memenuhi syarat pencalonan,” kata dia, Jumat (21/10).

Ditanya rekomendasi Panwas Pekanbaru meminta KPU Pekanbaru menarik surat bernomor 488/KPU-PBR-004,435265/IX/2016 terkait pergantian bakal calon walikota dan calon wakil walikota (Wawako) Pekanbaru, ia juga enggan berkomentar. “Kita tidak bisa umumkan sebelum pleno. Siapa yang masuk tunggu ditetapkan 24 nanti,” kata dia mengakhiri.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru menyatakan syarat dukungan pencalonan Pilwako Pekanbaru 2017 terhadap Syahril – Said Zohrin dan Herman Nazar – Devi Warman sudah terpenuhi.
Ketetapan ini hasil Rapat pleno terbuka rekapitulasi faktual dukungan pasangan calon perseorangan tingkat Kota Pekanbaru yang dipimpin langsung Ketua KPU Kota Pekanbaru, Amiruddin Sijaya, di Kantor KPU Pekanbaru Kamis (20/10) petang kemarin.
Dalam kesempatan tersebut komisioner bidang teknis KPU Kota Pekanbaru, Mai Andri memaparkan penjelasan mengenai syarat dukungan yang harus dipenuhi masing-masng pasnagan perseorangan dalam rekapitulasi faktual kali ini.
Dalam rekapitulasi pertama, pasangan Syahril – Said Zohrin kekurangan 16.341 dukungan. Sementara untuk pasangan perseorangan Herman Nazar – Devi Warman kekurangan 19.257 dukungan. “Dan setelah rekapitulasi kedua, dukungan Syahril – Said Zohrin tercatat 32.682 dukungan, dan  Herman Nazar – Devi Warman 54.587 dukungan. Artinya sudah memenuhi syarat sebelum verifikasi admintrasi dan faktual lanjutan,” sebutnya.

Dalam kesempatan tersebut masing-masing PPK menyampaikan hasil verifikasi faktual yang tekah dilakukan di Kecamatan. Sebagama diketahui, Tahapan untuk rekapitulasi perbaikan hasil verifikasi faktual telah dilakukan pada18 sampai 19 oktober lalu, dan diketahui seluruh PPK telah melaksanakan dan telah memberikan hasil verifikasi kepada masing-masing bakal pasangan calon.
Pada prinsipnya, lanjut Mai Andri rekapitulasi yang pertama dengan yang kedua ini pada umunya sama. Intinya syarat minimnal yang wajib terpenuhi sebanyak 47.041 dukungan. namun untuk penetapannya bersmaan dengan penetapan pasangan partai politik.
Berdasrakan hasil rekapitulasi faktual dukungan perbaikan pasangan calon perseorangan yang dipaparkan seluruh PPK Kecamatan, didapatkan pada rekapitulasi tahap pertamana pasangan Syahril dan Said Zohrin mendapatkan 30.700 dukungan, dan pada rekapitulasi kedua sebanyak 16.437 dukungan, dengan begitu jika dijumlahkan pasangan ini mendapatkan 47.137 dukungan.
Sementara itu, pasangan Herman Nazar dan Devi Warman pada rekapitulasi pertama berhasil mengumpulkan 27.784 dukungan, dan pad arekapitulasi faktual dukungan perbaikan mendapat tambahan sebesar 22.467 dukungan, dnegan begitu jumlah dukungan yang didapat sebanyak 50.251. “Berdasrakan hasil pleno terbuka, masing-masing pasangan memenuhi starat minmal dukungan perseorangan,” terang Mai Andri.
Disinggung apakah kedua pasnagan perseorangan ini dinyatakan lolos, Mai Andri menegaskan, dalam pleno kali ini KPU tidak menetapkan lolos atau tidak lolos, namun keduanya dinyarakan telkah memenuhi syarat dukungan minimal.”Sekali lagi saya tegaskan, hari ini KPU tidak menetapkan lolos tidak lolos, namun kedua pasangan ini memenuhi syarat dukungan minimal, untuk penetapan nanti kita lihat pada tanggal 24 oktober, penentuan pasnagan ini lolos tidak lolosnya,” terangnya. (*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *