PALING MENJIJIKAN Tapi Jadi Tren Kesehatan

tren-kesehatan-paling-menjijikan-X64FXmHSYaUNTUK menjadi sehat, tak sedikit dari masyarakat yang mencoba berbagai hal aneh. Meski aneh, tak sedikit yang menarik minat banyak orang.

Apa saja itu? Beberapa di antaranya mungkin sudah familiar, namun beberapa tren terdengar agak menjijikan. Berikut penjelasannya seperti dilansir Womenshealthmag, Senin (29/2/2016).

Makan plasenta

Ini sempat menjadi tren di barat, karena selebriti Kourtney Kardashian dan January Jones yang telah mengklaim manfaatnya setelah mereka melahirkan.

Namun, studi terbaru belum dapat membuktikan dengan pasti bahwa makan plasenta dapat mencegah depresi postpartum atau meningkatkan kekebalan tubuh.

Meludahi makanan

Horace Fletcher, seorang seniman (bukan dokter) dari San Fransisco, mempopulerkan tren mengunyah makanan dan meludahinya pada awal 1900an.

Ia mengklaim bahwa makanan yang sudah dikunyah dan diludahi membuat nutrisi yang dibutuhkan akan diserap lebih mudah. Namun, teori yang menjadi tren tersebut tidaklah jelas dan benar-benar menjijikkan.

Mencoba kuku dan kulit binatang

Pada 1970-an, diet Prolinn menjadi populer. Dibuat oleh seseorang bergelar MD, dianjurkan tidak mencoba “cairan ajaib” yang terbuat dari tanduk hewan tanah, kuku, kulit, dan produk sampingan hewan potong lainnya yang telah diberi perasa buatan.

Makan hewan parasit

Dilaporkan Dailymail, wanita muda di China mencoba diet ekstrim dengan makan telur cacing gelang agar bisa kurus. Cacing gelang sendiri diketahui sebagai parasit yang bisa menyedot seluruh nutrisi dalam pencernaan.

Sedot darah oleh lintah

Terapi ini sering kamu dengar atau bahkan mungkin dicoba. Berbeda dengan praktik lainnya di atas, praktik ini sudah diakui dan mendapat tempat dalam pengobatan modern. Air liur lintah telah ditemukan dapat mencegah pembekuan darah.

Menyeruput anggur tikus

Secara tradisional, anggur bayi tikus telah digunakan sebagai tonik kesehatan di Korea. Jus tikus diklaim mampu menyembuhkan semua penyakit.
(jjs/okz)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *