Pembangunan Pusat Perkantoran dan RSUD Diprioritaskan

PEKANBARU– Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, HM Noer MBS menegaskan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan lebih memprioritaskan pekerjaan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Pembangunan Perkantoran baru di Kecamatan Tenayan Raya.
“Kita akan selesaikan dan tuntaskan program yang sempat tertunda di tahun lalu. Untuk itu, tahun ini kita prioritaskan untuk tuntaskan pembangunan gedung induk perkantoran wali kota dan rumah sakit,”kata M Noer, Senin (16/1) kemarin.
Dijelaskan M Noer, kebijakan tersebut dilakukan mengingat kebutuhan masyarakat dan penunjang kinerja di lingkungan Pemko Pekanbaru terhadap dua pembangunan proyek multiyears tersebut. Meskipun, untuk rumah sakit Pemko Pekanbaru juga sudah membuka Puskesmas Rawat Inap di beberapa Kecamatan.
“Melihat semakin dibutuhkannya RSUD di Pekanbaru tentu ini yang akan kami tuntaskan. Untuk itulah, SKPD terkait seperti Dinas Kesehatan bisa mengawal seperti bantuan alat kesehatannya,”tuturnya mengakhiri
Untuk diketahui, Dampak daripada rasionalisasi anggaran, sejumlah proyek multiyears tergangu progresnya, Seperti pembangunan gedung induk perkantoran Tenayan Raya, kemudian Rumah Sakit Umum Daerah Kota Pekanbaru, dan pembebasan jalan lingkar luar dengan sistem konsolidasi tanah.
Proyek multiyears Pemerintah Kota Pekanbaru menelan dana sebesar Rp 1,4 triliun. Dana itu terdiri dari dana pembangunan Perkantoran Pemko di Tenayan Raya, pembangunan SMP Madani dan SMK Teknologi, pembangunan RSUD Pekanbaru, dan pembangunan jalan lingkar luar.
Proyek tersebut menelan tiga tahun anggaran APBD Pekanbaru (2014-2016). Dari semua kegiatan multiyears itu, pembangunan Perkantoran Pemko merupakan proyek yang paling banyak menelan dana, yakni sekitar Rp700 miliar.
Selebihnya, pembangunan SMP Madani Rp42 miliar dan SMK Teknologi Rp60 miliar, pembangunan RSUD Pekanbaru Rp90 miliar dan jalan lingkar luar sekitar Rp400 miliar. Sementara untuk multiyears sampah, menelan anggaran sebesar Rp53 miliar. Pada APBD-P 2015 dianggarkan Rp2,8 miliar. Sisanya dianggarkan pada APBD murni 2016.  (*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *