Pencanangan Upsus SIWAB Populasi Sapi di Bengkalis Capai 15.077

sapiBUKIT BATU– Untuk mengakselerasi pencapaian target pemenuhan populasi sapi potong dalam negeri, Kementerian Pertanian meluncurkan program Pencanangan Upaya Khusus Sapi Induk Wajib Bunting (Upsus Siwab). Upaya ini dilakukan sebagai wujud komitmen pemerintah untuk mengejar swasembada sapi yang ditargetkan tercapai pada tahun 2026.

Pencanangan Upsus Siwab ini merupakan salah satu langkah pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk meningkatkan percepatan populasi ternak sapi melalui peningkatan kebuntingan dan kelahiran ternak sapi betina yang produktif.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Riau, Askardiya R Patrionov dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Kegiatan Upsus Siwab merupakan aspek terpenting dalam memaksimalkan potensi sapi indukan di dalam negeri untuk dapat terus menghasilkan Pedet (anak sapi) serta perbaikan genetik dan kualitas sapi yang lebih baik dari sebelumnya. “Kita harus mandiri ternak dan menargetkan ekspor. Kesejahteraan petani naik, angka kemiskinan turun. Itulah target pemerintah,” Ungkap Askardiya.

Kegiatan Upsus Siwab yang dilaksanakan di Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu di canangkan Bupati Bengkalis Amril Mukminin diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Heri Indra Putra, Minggu (18/12). Dikatakan Heri Indra, dalam upaya pemenuhan populasi sapi potong dalam negeri Pemerintah Kabupaten Bengkalis meluncurkan dua kegiatan utama program Upsus Siwab, yaitu peningkatan populasi melalui Inseminasi (Bunting) Buatan (IB) dan Intensifikasi Kawin Alam (INKA).

Program tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 48/Permentan/PK.210/10/2016 tentang upaya khusus percepatan peningkatan populasi sapi dan kerbau bunting yang ditandatangani Menteri Pertanian pada 3 Oktober 2016. Sebagai gambaran saat ini, populasi ternak sapi Kabupaten Bengkalis, berjumlah 15.077 ekor, terdiri dari sapi milik pemerintah dan sapi milik masyarakat. Dari populasi itu, 6.874 ekor atau 45,59 persen diantaranya adalah sapi betina produktif yang siap bunting dan melahirkan, baik dari Program IB maupun INKA.

“Kepada pihak terkait untuk bahu membahu dan saling bekerja sama dalam mendukung dan menyukseskan Program Upsus Siwab ini. Khuisusnya kepada petugas Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bengkalis agar senantiasa melakukan komunikasi yang intensif dengan mementingkan sumber daya pakan ternak dan kesehatan hewan, agar kedepan dapat menjadi masyarakat peternak yang semakin sukses, maju dan sejahtera.’’jelas Heri

Selain Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Heri Indra Putra, hadir pula dalam Pencanangan Upsus Siwab di Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Riau, Drh Askardiya R Patrionov, Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Peternakan RI, Dr Ir Riwontoro, Camat Bukit Batu, Reza Noverindra, Angota DPRD Dapil Bukit Batu Hj Aisyah, Kapolsek Bukit Batu AKP Daud Sianturi, Danramil 11 Isnanu, dan para peternak.

Dalam kesempatan tersebut Heri Indra Putra didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Riau, Drh Askardiya R Patrionov, Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Peternakan RI, Dr Ir Riwontoro menyematkan Pin Upsus Siwab, serta menyerahkan bibit Indigovera dan menyerahkan bantuan 25 ekor sapi Kepada 6 Kelompok Tani Aneka, terdiri dari Kecamatan Mandau, Pinggir dan Bukit Batu. (*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *