Pilihan Mapel UN tak Terkait Prodi Perguruan Tinggi

PEMILIHAN mata pelajaran yang sesuai juruannya (IPA, IPS, dan Bahasa) bagi siswa SMA saat Ujian nasional (UN) 2017, dimaksudkan untuk menunjukkan kemampuan anak didik.

Menurut Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Prof Nizam, mata pelajaran pilihan sesuai jurusan siswa SMA tidak harus berhubungan dengan program studi yang dipilihnya untuk perguruan tinggi.

Nizam menuturkan, Kemendikbud sudah melakukan diskusi dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) mengenai kebijakan mata pelajaran pilihan di UN 2017.

Siswa bebas memilih mata pelajaran untuk diujikan di UN sesuai dengan jurusannya, tanpa harus linier dengan pilihan kuliahnya nanti.

“Mata pelajaran pilihan memberi kesempatan kepada siswa untuk menunjukkan yang terbaik dari dirinya. Tidak dihubungkan dengan pilihannya di perguruan tinggi,” ujar Nizam, Selasa (31/1).

Ia menambahkan, kebijakan mengenai mata pelajaran pilihan dalam UN bertujuan memberikan dorongan atau motivasi kepada siswa untuk menunjukkan potensi terbaik dirinya terhadap bidang yang diminatinya.

Karena itulah mata pelajaran pilihan ditentukan siswa sendiri, bukan sekolah.‎

Setiap siswa SMA peserta UN 2017 diwajibkan memilih satu mata pelajaran (mapel) pilihan sesuai jurusan dan peminatannya

Untuk jurusan IPA, siswa memilih salah satu mapel, yaitu Fisika, Kimia, atau Biologi. Untuk jurusan IPS, pilihan mapel, yaitu Geografi, Sosiologi, atau Ekonomi.

Kemudian jurusan Bahasa, mapel yang dipilih siswa yaitu Antropologi, Sastra Indonesia, atau Bahasa Asing (Mandarin, Jepang, Arab, Jerman, atau Perancis). ‎(esy/jpnn)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *