PILKADA DUMAI, Tiga Paslon Akrab dan Saling Canda. Rizal Akbar: Silaturahmi Guru dan Murid

FULLRIAU.COM – Panasnya suhu politik dari perang strategi untuk menarik simpati pemilih pada Pilkada Serentak 2020 Kota Dumai tidak membuat silaturahmi terputus.

Buktinya, Kamis (23/10/2020) sekitar pukul 10.30 WIB hingga 12.00 WIB ketiga pasangan calon secara bersamaan melakukan takziah di rumah duka atas meninggalnya salah seorang tokoh Alm Said  Burhanuddin di Perumahan Taman Mitra Bukit Timah,  Kecamatan Dumai Selatan.

“Alhamdulilah, dalam waktu bersamaan kita takziah di rumah duka. Semoga keluarga diberi kesabaran dan Almarhum sebagai orang baik diterima amal ibadahnya dan masuk dalam surganya Allah SWT. Harapan tentu dengan  makin banyak silaturahmi seperti ini  makin membuat damai, aman dan tenang Pilkada,” ungkap Calon Wakil Walikota Dumai nomor urut 1, DR HM Rizal Akbar M.Phil.

Paslon nomor urut 1 berpasangan dengan Wako Hendri Sandra SE dicalonkan Partai Gerindra, PDIP dan PKB datang lebih awal. Baru dalam beberapa menit kemudian datang Cawawako No Urut 3, H Amris dan sekitar 15 menit kemudian datang pula Cawako Nomor Urut 4, Edi Sepen.

Saling lempar canda dan keakraban  dari Paslon disaksikan semua warga yang ikut secara bersamaan juga melakukan takziah. Canda politik pun terucap dari Paslon Nomor 3, H Amris menyatakan sebagai guru/ dosennya saat kuliah di IAITF Dumai maka guru harus beri laluan pada muridnya. “Ya kan pak dosen,” ungkap Amris disambut dengan senyum dan ketawa.

Tak mau kalah dengan candaan politik dari mantan mahasiswanya, Paslon Cawawako Dumai nomor urut 1, DR HM Rizal Akbar M.Phil membalas candaan mengatakan sebagai murid juga tak boleh mendahului gurunya. “Nanti kualat,” ungkapnya disambut tawa para taziah dan warga yang hadir disekitaran tempat mereka duduk.

Keakraban guru dan murid dari sesama paslon menjadi pandangan indah dari betapa damainya prosesi pelaksanaan Pilkada. Menarik memang, dari keempat calon semuanya ada berstatus dosen dan mantan mahasiswa yang sama-sama pernah menimba ilmu di IAITF Dumai.

“Pak Amris, Pak Edi Sepen dan Ibu Syarifah adalah alumni IAITF Dumai.  Saya sendiri dosen dan ketua yayasan. Semoga ini menjadi barokah bagi keberhasilan dunia pendidikan tinggi di Kota Dumai yang mampu menghasilkan pemimpin-pemimpin berkualitas,. Insyaalah, ” jelasnya. ***



Editor; Wadami

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *