Polres Lakukan Sosialisasi Masuk Polisi di SMAN 1 Merbau

TELUKBELITUNG — Polres Kepulauan Meranti bersama Polsek Merbau melaksanakan sosialisasi penerimaan calon polisi, akhir pekan kemarin. Agenda sosialisasi dilaksanakan di gedung sekolah SMAN 1 Merbau yang diikuti siswa/i SMA, SMK dan MA se Kelurahan Teluk Belitung.

Kapolsek Merbau, AKP Amir Husen dalam sambutannya mengatakan kegiatan sosialisasi ini untuk memotivasi generasi untuk mau menjadi polisi dan mendapatkan pengetahuan tentangnya. Polsek juga meminta kepada seluruh siswa bisa mengabarkan hal tersebut kepada semua temannya agar berminat bisa mendaftar dan menyiapkan diri dari awal.

”Kami berharap siswa dari Kecamatan Merbau bisa menjadi polisi, karena calon Polisi tahun 2017 tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Biasanya pendaftaran diambil secara global, tapi untuk tahun 2017 dipilih dari setiap kecamatan,” ungkapnya.

Hadir juga dalam sosialisasi selain Kapolsek Merbau AKP Amir Husin,  Kasiwas Polres Meranti IPDA Asril SSos,
Kanit Binmas Polsek Merbau Aiptu Chairy, Kepala Sekolah SMAN 1 Merbau Tati Wahyuni SPd. Sesuai harapan Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, H Irwan Msi. Dimana bupati berharap masyarakat dari Kecamatan Merbau banyak yang menjadi polisi. Bupati juga sudah menyiapkan rumah di Pekanbaru untuk para calon polisi asal Meranti agar tidak perlu menyewa rumah selama masa tes terlaksana di Pekanbaru kelak,

Lebih jelasnya lagi, Kabag Sumda Polres Kepulauan Meranti, Kompol Dodi Zulkarnain Hasibuan SE menerangkan kepada seluruh siswa di ruangan sekolah SMAN1 Merbau tentang tata cara menjadi polisi, serta syarat syarat yang harus dipenuhi. Kompol Dodi juga mengatakan, tahun ini Kabupaten Kepulauan Meranti koutanya lebih banyak di banding kabupaten lain.

”Untuk mendaftarkan diri menjadi polisi, syarat dan ketentuan seperti tinggi badan, berat badan,kesehatan fisik,mental dan lain sebagainya. Di tahun ini juga, kita yang berada di Kabupaten Kepulauan Meranti akan didaftarkan langsung di Kabupaten Kepulauan Meranti dan saingannya hanya sesama calon dari Kabupaten Kepulaun Meranti saja,” jelasnya.

Dalam hal yang lain, Kompol Dodi juga menyampaikan tentang materi untuk menjadi polisi. Seperti mekanisme pendaftaran angota Polri, pemutaran video penerimaan bintara Polri, tentang masuk Polri tidak di pungut biaya dan memberi motivasi kepada siswa agar mempersiapkan diri untuk mendaftar sebagai calon bintara Polri juga meminta kepada kepala sekolah melakukan pendataan bagi siswa yang berminat menjadi angota Polri.

”Kalau ada oknum yang tidak bertangung jawap mengatakan bahwa mereka bisa meloloskan para peserta calon polisi bisa menjadi polisi dengan syarat harus membayar uang kepadanya agar bisa mencatat. Dan segera melaporkan ke pihak Polsek atau Polres terdekat.  Karena untuk masuk menjadi polisi tidak di pungut biaya apapun,” ungkapnya. (SP/*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *