Proyek Tol Pekanbaru-Dumai Jokowi Letakkan Batu Pertama

PEKANBARU –Pelaksana tugas Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengharapkan ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan ruas jalan tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 126 kilometer di Provinsi Riau dilakukan Presiden Joko Widodo.

“Kita berharap, agar Presiden Jokowi sendiri nanti menghadiri ground breaking pembangunan jalan tol Pekanbaru- Dumai ini yang sudah lama direncanakan,” kata Arsyadjuliandi, Jumat 
(20/11).

Ia berujar, momen itu telah lama dinantikan oleh sekitar enam juta jiwa lebih penduduk yang mendiami 12 kabupaten/kota di Riau dan merupakan pertama kalinya bagi provinsi tersebut memiliki 
jalan bebas hambatan.

Rencana pembangunan jalan tol itu akan direalisasikan pada awal Desember 2015, setelah pihaknya pada pekan ini menerima Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Hediyanto W Husaini.

 

Harapan tersebut juga telah disampaikan melalui Hediyanto dan pemerintah pusat sangat mendukung realisasi pelaksanaan pembangunan jalan tol yang dibuktikan akan dilakukan secara bertahap.

“Pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai ini, untuk kepentingan pembangunan ekonomi. Ini lah era baru bagi Provinsi Riau akan segera mempunyai jalan tol,” ucapnya.

Asisten II Sekretaris Kota Pekanbaru, Dedi Gusriady sebelumnya mengakui, pendataan lahansekitar 4,5 kilometer yang akan dilintasi dari pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai hampir 
tuntas.

“Hanya ada kendala sedikit di daerah perbatasan Pekanbaru-Siak. Dimana lahannya masih milik Kota Pekanbaru, tetapi suratnya diterbitkan Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Siak,” kata dia.

Selain itu, Pemko juga mengupayakan agar penyelesaian persil lahan perbatasan Pekanbaru-Siak segera tuntas sehingga target dimulainya pembangunan yang ditetapkan Oktober-November 2015 bisa 
tercapai. Dalam Perpres 100/2014, PT Hutama Karya telah ditunjuk sebagai pelaksana pembangunan jalan tol di Sumatera yang terdiri dari empat ruas yang meliputi Lampung-Bakauheni, Pekanbaru-Dumai, Medan-Binjai dan Palembang-Indralaya.

“Khusus jalan tol Pekanbaru-Dumai, rencananya dibangun pada tahun 2016. Terdiri dari enam seksi sepanjang 129 kilometer,” terangnya.Ia melanjutkan, seksi pertama dari Pekanbaru menuju Minas sepanjang 9 kilometer, seksi kedua dengan panjang 24 kilometer hingga Petapahan dan seksi tiga 17 kilometer hingga Kandis.

“Sepanjang 16 kilometer untuk seksi empat hingga Duri Selatan, 28 kilometer seksi lima hingga Duri Utara, dan seksi enam 25 kilometer hingga Dumai. Dari enam seksi itu, terdapat 11 titik pintu masuk tol,” jelasnya.(ant)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *